SBY Diminta Beri Kado Calon Panglima Baru Saat HUT TNI
Selasa, 05 Jul 2005 13:53 WIB
Jakarta - HUT ke-60 TNI, kadonya calon panglima baru TNI. Inilah harapan DPR setelah Polri mendapat 'kado' calon Kapolri baru saat menjelang HUT ke-59.Anggota Komisi I DPR Djoko Susilo meminta Presiden SBY segera mengajukan nama calon panglima TNI, pengganti Jenderal TNI Endriartono Sutarto. Disarankan, surat pengajuan calon panglima TNI sebaiknya dikirim pada awal Agustus 2005."Sehingga pada 5 Oktober nanti sudah ada panglima baru," kata Djoko merujuk tanggal HUT ke-60 TNI. Hal ini disampaikan dia di sela-sela rapat paripurna DPR di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/7/2005).Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai tiga kepala staf TNI memiliki kesempatan yang sama untuk bertarung memperebutkan kursi panglima TNI. "Semuanya wewenang presiden. Yang berpotensi antara AD dan AU, karena AL sudah kemarin. Kalau AU, belum mendapat giliran. Kalau AD, tradisinya yang kuat panglima dari AD," urai mantan jurnalis ini.Sedangkan posisi mantan KSAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu, menurut Djoko, makin lemah. "Ryamizard sebentar lagi mau pensiun. Kalau waktunya diulur-ulur terus, SBY tampaknya sudah mengesampingkan Ryamizard," tukasnya.
(aan/)











































