"Jangan karena pemilu kita bermusuhan. Pesta demokrasi itu biasa dan sederhana," kata Zulkifli dalam keterangan tertulis, Kamis (12/4/2018).
Hal tersebut disampaikan Zulkifli di hadapan ratusan wisudawan dari program sarjana, master, dan doktor saat Dies Natalis Ke-66 dan Wisuda Ke-56 Universitas Krisna Dwipayana (Unkris), Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan yang sama, dia menyampaikan, salah satu tujuan merdeka adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Negara harus menyelenggarakan pendidikan dan membiayainya. Apa yang dilakukan oleh Unkris sebagai institusi pendidikan swasta disebutnya sangat membantu tugas negara.
"Banyak lembaga swasta mengambil tugas negara dalam dunia pendidikan," ucapnya.
Zulkifli, yang juga alumni Unkris, menyebut pendidikan adalah hal yang penting. Untuk itu, seluruh rakyat berhak menikmati. Ditegaskannya, kalau ada mahasiswa yang tidak mampu, itu harus dibantu.
"Kalau Unkris mengeluarkan mahasiswa karena tak mampu membayar, maka ini berarti melanggar konstitusi," tegas Zulkifli. (idr/ega)










































