Politikus Demokrat Dipanggil KPK Terkait Kasus e-KTP

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Kamis, 12 Apr 2018 11:16 WIB
Ilustrasi KPK (Foto: Dhani Irawan/detikcom)
Jakarta - Penyidik KPK memanggil anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Khatibul Umam Wiranu, terkait kasus korupsi proyek e-KTP. Dia bakal dimintai keterangan sebagai saksi.

Selain itu, penyidik juga memanggil mantan anggota DPR Djamal Aziz Attamimi, yang juga sebagai saksi. Keduanya akan dimintai keterangan untuk tersangka Markus Nari.


"Akan diperiksa terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek e-KTP atas tersangka MN (Markus Nari)," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis 12/4/2018).

Kemudian, ada pula sejumlah pejabat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dipanggil sebagai saksi untuk proses penyidikan Markus tersebut. Mereka yaitu Kasubdit PDAK Erikson P Manihuruk, Kasubbag Data dan Informasi Setditjen Dukcapil Djoko Kartiko Krisno, serta PNS Dirjen Dukcapil Benny Kamil dan PNS Ditjen Dukcapil Fx Garmaya Sabarling.


Dalam perkara ini, Markus disangka KPK berperan menerima uang guna memuluskan pembahasan anggaran untuk perpanjangan proyek tahun anggaran 2013. Untuk memuluskannya, Markus menerima Rp 4 miliar yang diserahkan oleh Sugiharto.

Sementara itu, dalam tuntutan Setya Novanto, Markus Nari juga disebut kecipratan sejumlah duit haram. Walau saat kasus itu berlangsung dia belum menjabat anggota DPR, Markus disebut jaksa menerima USD 400 ribu. (nif/dhn)