DetikNews
Rabu 11 April 2018, 14:49 WIB

Eks Ketua PT Manado Beri Dolar ke Anak Sebelum OTT KPK

Faiq Hidayat - detikNews
Eks Ketua PT Manado Beri Dolar ke Anak Sebelum OTT KPK Suasana persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta (Foto: Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Anak mantan Ketua Pengadilan Tinggi Manado Sudiwardono, Tyas Susetyaningsih, mengaku menerima uang USD 500 dari ayahnya. Uang itu diterima sebelum Sudiwardono terkena OTT KPK.

Sudiwardono memberikan uang itu lantaran Tyas bersama keluarganya ingin pergi berlibur ke Singapura. Dia pun harus membayar hotel dan tiket.

"Pada saat besok, beliau (Sudiwardono) di Manado, bapak berikan saya berupa dolar. Kalau persisnya lupa, tapi satu minggu sebelum bapak saya OTT," ujar Tyas ketika bersaksi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (11/4/2018).


Namun ia tidak pernah bertanya uang dolar yang diberikan tersebut. Apalagi Tyas merasa takut untuk bertanya asal-usul uang tersebut.

"Karena orang tua saya kaku, jadi saya enggak bisa santai," tutur Tyas.

Uang dolar itu, menurut Tyas, digunakan untuk membeli makan dan keperluan sehari-hari saat liburan di Singapura. Kemudian, lanjut Tyas, sisa uang itu digunakan untuk membayar sekolah.

"Untuk uang saku saya saat di sana untuk keperluan jajan di sana. Setelah kembali ke sini, ya untuk saya pakai keperluan sehari-hari saya misalnya saya ada keperluan bayar SPP atau misalkan ada arisan," kata dia.

Selain itu, Tyas mengaku hanya sekali menerima uang dolar dari ayahnya. Lantas jaksa pada KPK, M Asri Irwan membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Tyas.


"BAP poin 7, selain itu juga di bulan September saya diberikan juga uang USD 600, lalu uang tersebut saya tukarkan menjadi dolar Singapura oleh karena uang tersebut akan saya gunakan untuk perjalanan saya bersama suami dan anak saya ke Singapura. Jadi dua kali ya?" kata jaksa.

"Sekali sih pak jaksa. 500 yang hanya saya terima," jawab Tyas.

Jaksa juga mengungkap Tyas menerima uang transfer dalam bentuk rupiah dari ayahnya. Sudirwadono rutin mengirim uang ke rekening Tyas.

"BAP, ayah saya memang secara rutin ke rekening saya ke bank BCA sebesar Rp 58.000.000, uang tersebut saya gunakan untuk membayar cicilan rumah sekitar Rp 15.000.000, cicilan mobil ayah saya sekitar Rp 9.000.000, biaya hidup ibu saya sekitar Rp 24.000.000 serta utang kartu kredit sekitar Rp 10.000.000 per bulan. Ini betul kan?" kata jaksa yang diamini oleh Tyas.

Dalam perkara ini, Sudiwardono menerima uang suap senilai SGD 120 ribu dari Aditya Anugerah Moha. Uang itu diberikan secara bertahap kepada Sudiwardono.

Aditya adalah anggota DPR dari Partai Golkar. Ia menyuap agar ibunya, Marlina Moha, tidak ditahan dalam kasus korupsi dan divonis bebas.
(fai/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed