DetikNews
Rabu 11 April 2018, 09:35 WIB

Novel Baswedan: Awalnya Saya Apresiasi Jokowi, tapi...

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Novel Baswedan: Awalnya Saya Apresiasi Jokowi, tapi... Foto: Novel Baswedan/Nur Indah Fatmawati
Jakarta - Novel Baswedan awalnya memberikan apresiasi tinggi kepada Presiden Jokowi yang menyatakan memberi perhatian serius terhadap kasus teror air keras. Kini genap setahun peristiwa itu, tak ada tanda-tanda kasus itu akan terungkap.

"Saya juga secara pribadi, awalnya memberikan apresiasi dengan Pak Jokowi, Pak Presiden yang awalnya melihat ini sebagai hal yang serius, menagih ke Pak Kapolri," ujar Novel ketika ditemui detikcom, Senin (9/4/2018).

"Tapi sekarang kok tetap seperti ini, jadi sekarang kurang-lebih saya sekarang menunggu janji Pak Presiden, benar atau tidak," imbuh Novel.

Penyerangan terhadapnya disebut Novel sebagai perang terhadap pemberantasan korupsi. Novel pun menyebut teror air keras itu sebagai hal yang sangat buruk.

"Saya tidak sedang melakukan aktivitas pribadi, saya melakukan aktivitas untuk memberantas korupsi, untuk membela negara, tapi ketika terjadi seperti ini, ini sesuatu yang buruk," ujar Novel.



Novel mengalami teror penyiraman air keras pada 11 April 2017. Saat itu Jokowi menyebut tindakan teror tersebut sebagai sesuatu yang brutal.

"Ya itu tindakan brutal yang saya mengutuk keras. Kriminal, ini kriminal! Karena ini kriminal, urusannya Kapolri," kata Jokowi tepat setahun yang lalu.

Simak Blak-blakan Novel Baswedan mengenai 'Setahun Sebelah Mata' pukul 11.00 WIB di WP detikcom.

[Gambas:Video 20detik]


(dhn/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed