Tuntut Pilkada Ulang, Massa-Aparat Ogan Ilir Bentrok

Tuntut Pilkada Ulang, Massa-Aparat Ogan Ilir Bentrok

- detikNews
Senin, 04 Jul 2005 18:29 WIB
Palembang - Kisruh pilkada giliran mampir di Kabupaten Ogan Ilir,Sumatera Selatan (Sumsel). Sekitar pukul 16.30 WIB, Senin (4/7/2005) terjadi bentrok antara massa pendukung Syaifuddin Azhar-Tol'at Wafa Ahmad dengan aparat kepolisian di depan kantor KPUD Ogan Ilir yang berlokasi di Indralaya. Polisi menahan enam orang demonstran. Bentrokan terjadi ketika polisi akan membubarkan ribuan orang yang menuntut pilkada di Ogan Ilir dibatalkan. Selain pendukung Syaifuddin, pendukung calon yang lain yakni pasangan Muhammad Yamin-Djazairi Nachrowi, dan Hafiz Usman-Amir Roni juga ikut melakukan aksi massa yang dimulai sejak pukul 11.00 WIB.Saat massa berorasi, mereka sempat menantang polisi yang bertahan di halaman KPUD untuk keluar dari kantor KPUD yang dikelilingi pagar kawat. Seolah memenuhi tuntutan massa, polisi berpakaian preman akhirnya keluar dari halaman Kantor KPUD sambil mengeluarkan tembakan peringatan ke atas untuk membubarkan pendemo.Tidak cukup dengan tembakan peringatan, polisi anti huru-hara juga memukuli sejumlah pendemo. Kejadian ini berlangsung cepat. Massa pun kocar-kacir menyelamatkan diri. Tapi tak urung delapan orang mengalami luka-luka cukup serius di kepala.Massa akhirnya dapat dibubarkan oleh polisi yang menggunakan meriam air. Massa mundur ke Posko Syaifuddin Azhar-Tol'at Wafa Ahmad yang berjarak sekitar 1 kilometer dari kantor KPUD Ogan Ilir.Sedangkan enam orang yang ditangkap yakni Adi, Deka, Welly, Syahrial, Mista, dan Anggi. Mereka saat ini masih ditahan polisi di kantor KPUD untuk dimintai keterangan.Ketegangan di Ogan Ilir sudah terasa sejak dua minggu lalu. Pendukung Syaifuddin menuduh KPUD setempat curang dengan menyembunyikan ribuan kartu pemilih. Kubu Syaifuddin menuduh KPUD memenangkan pasangan calon tertentu. (ddn/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads