Karen Tersangka, Jaksa Agung: Dia Rugikan Keuangan Negara

Zunita Amalia Putri - detikNews
Selasa, 10 Apr 2018 13:03 WIB
Jaksa Agung M Prasetyo (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Jaksa Agung M Prasetyo menegaskan penyidiknya terus menelusuri kasus dugaan korupsi investasi PT Pertamina di Australia. Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan disangkakan melakukan penyimpangan terkait investasi tersebut.

"Ya yang pasti dia memperkaya orang lain, merugikan orang lain, merugikan keuangan negara. Nah kerugiannya itu kan sudah pasti ada Rp 560 miliar lebih," kata Prasetyo di kantor Kejagung, Jl Sultan Hasanudin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (10/4/2018).



Investasi Pertamina dengan melakukan akuisisi berupa pembelian sebagian aset milik ROC Oil Company Ltd di blok Basker Manta Gummy Australia ini diduga menyimpang. Pengusulan investasi pada 2009 ini diduga tidak sesuai dengan pedoman investasi.

Pengambilan keputusan investasi ini tanpa ada studi kelayakan (feasibility study) dan persetujuan dewan komisaris.



"Komisarisnya pun belum memberikan persetujuan, padahal sebenarnya kan harus ada persetujuan. Ternyata menurut bukti yang ada, itu semuanya dilanggar, itu makanya kita nyatakan ada unsur penyimpangan-penyimpangan di sana," sambung Prasetyo.

Dalam kasus ini, Karen sudah dicegah Imigrasi ke luar negeri. Masa cegah Karen diperpanjang hingga 4 Oktober 2018, setelah Karen ditetapkan sebagai tersangka. (fdn/fdn)