Kemacetan horor membuat waktu tempuh dari Rawamangun tepatnya dekat UNJ, Jl Pemuda ke Tugu Proklamasi yang biasanya pada pagi hari ditempuh 20 menit bisa mencapai satu jam.
Kemacetan juga terjadi di jalur TranJ, Jl Pramuka Raya. Jalur TransJ yang harusnya steril dari mobil pribadi kini bercampur aduk dengan kendaraan lain. Petugas memang sengaja menyuruh mobil-mobil ke jalur TransJ karena lajur biasa mengalami kemacetan.
Berikut titik yang menjadi sumber kemacetan:
1. Jl Pegangsaan (daerah sekitar Tugu Proklamasi)
Arus lalin yang biasa satu arah dari arah Matraman ke Cikini kini dibagi dua arah. Akibatnya jumlah jalur dibagi dan menyebabkan bottle neck.
2. Lampu Merah Matraman arah Salemba
Traffic light yang tadinya tidak berfungsi kini berfungsi lagi. Pembatas jalan yang sebelumnya dipasang juga sudah dilepas. Selain itu terjadi penyumbatan di lajur kiri Jl Matraman ke arah Tugu Proklamasi.
3. Pertigaan Jalan Tambak
Kemacetan diakibatkan adanya rekayasa lalin. Kendaraan yang tadinya hanya bisa menuju arah Tugu Proklamasi kini bisa ke arah Matraman. Hal itu menyebabkan penyumbatan di pertigaan Jl Tambak sekitar 400 meter.
(rvk/fdn)











































