Retno: Indonesia Ingin Jadi Bagian Perkembangan Afrika

Retno: Indonesia Ingin Jadi Bagian Perkembangan Afrika

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Selasa, 10 Apr 2018 10:59 WIB
Retno: Indonesia Ingin Jadi Bagian Perkembangan Afrika
Foto: Menlu Retno ikut menari di Pembukaan Indonesia Africa Forum (Fida/detikcom)
Badung - Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan Indonesia Africa Forum sangat penting bagi Indonesia. Retno ingin melalui forum tersebut Indonesia dapat terlibat dalam pembangunan di Afrika.

"Kami telah mempelajari visi Afrika 2063. Kami sudah memonitor progres Perdagangan Bebas di Benua Afrika. Hal ini karena Indonesia ingin jadi bagian dari perkembangan di Afrika. Demikian juga, Indonesia ingin Afrika jadi bagian perkembangan di Indonesia," kata Retno dalam sambutannya di Bali Nusa Dua Convention Center, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Selasa (10/4/2018).


Dalam forum ini, Investor Indonesia akan bertemu dengan pemangku kepentingan di negara-negara Afrika. Retno berharap forum tersebut dapat menunjukkan potensi masing-masing negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Forum ini dapat memamerkan potensi-potensi yang Indonesia dan Afrika bisa tunjukkan," jelas Retno.


Sebelumnya, dalam forum tersebut, hadir 46 negara Afrika yang akan berdiskusi dan menjalin kerja sama bisnis dengan Indonesia. Beberapa perusahaan Indonesia yang menjalin kerja sama dengan perusahaan Afrika adalah:

1. Indonesia Eximbank dan The African Export-Import Bank
2. Indonesia Eximbank dan Standard Chartered Bank
3. Indonesia Eximbank dan Commerzbank
4. PT Dirgantara Indonesia dan AD Trade Belgium
5. PT PAL Indonesia dan AD Trade Belgium
6. PT WIKA, Indonesia Eximbank, dan Chief of Cabinet of Republic of Niger
7. PT Timah dan Topwide Ventures
8. PT Sri Rejeki Isman (Sritex) dan Amirci Commercial Services
9. GMF Aero Asia dan Ethiopian Airlines
10. PT Perusahaan Perniagaan Internasional dan Madaranch Madagascar (fdu/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini