Pemprov DKI Berencana Relokasi Pedagang Pasar Tasik ke Cideng

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Senin, 09 Apr 2018 21:57 WIB
Ilustrasi/Pedagang di Blok A Tanah Abang/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Pasar Tasik akan dimasukkan ke dalam penataan Tanah Abang tahap kedua. Pasar Tasik saat ini menjadi salah satu persoalan yang ada di Tanah Abang.

"Pasar Tasik itu terjadi limpahan pedagang yang selama ini menempati lokasi bongkaran milik PT KAI yang dikerjasamakan oleh PT KAI dengan pihak swasta. Tapi ada wanprestasi (kelalaian) dan bersengketa. Akhirnya karena menjadi obyek penyidikan di kepolisian Polda Metro Jaya, itu di police line, ditutup. Akibatnya lebih dari 500 pedagang berceceran di jalan," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018).

Pemprov DKI sedang mencari sejumlah solusi untuk permasalahan di pasar yang beroperasi pada hari Senin dan Kamis. Salah satunya, dengan mencarikan tempat relokasi untuk lokasi penampungan sementara.

"Tadi kita coba mencari beberapa solusi yang bisa kita hadirkan sebelum Kamis. Karena pasar Tasik ini Senin dan Kamis dan para pedagang itu akan masuk mulai jam 11 Rabu malam sampai jam 12 siang hari Kamisnya," paparnya.

Sandi mengungkapkan, salah satu lahan yang menjadi opsi relokasi sementara adalah lahan dengan luas sekitar 1 hektar di kawasan Cideng Timur. Ia berharap dalam jangka waktu dekat, lahan tersebut dapat direalisasikan sebagai tempat relokasi pedagang pasar Tasik.

"Tapi untuk mengantisipasi ini, kami memohon kepada Polda Metro Jaya khususnya kepada Kapolda dan ke Pak Direktur Reskrimum untuk memberikan kesempatan kepada kami untuk tetap menggunakan lahan yang di Bongkaran paling tidak untuk Kamis depan dan Senin, untuk menghindari lonjakan kemacetan di daerah sana. Karena melubernya para pedagang yang selama ini tertampung di Bongkaran," tutur Sandiaga.



(fdn/fdn)