Patung Sudirman akan Dikonservasi Seluruh Tubuh Pekan Ini

Indra Komara - detikNews
Senin, 09 Apr 2018 09:36 WIB
Foto: Patung Jenderal Sudirman di Jakarta Diperbaiki (Kanavino AR/detikcom)
Jakarta - Patung Sudirman yang bagian belakangnya bolong sudah diperbaiki. Setelah dilakukan perbaikan sementara, patung pahlawan yang ada di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, itu akan diperbaiki secara menyeluruh pekan depan.

"Itu kan sudah kita pasang tapi yang satu kotak, kita rapikan, bersihkan, terus dipasang, ditutup rapat, kemudian dikasih lapisan anti-karat, diperkuat, setelah itu baru kita konservasi keseluruhan. Satu tubuh patung," kata Kepala Unit Pengelola (UP) Pusat Konservasi Cagar Budaya Disparbud DKI, Rucky Nellyata saat dihubungi detikcom, Minggu (8/4/2018).



"Senin kita langsung gerak," lanjutnya.

Rucky menjelaskan, bagian belakang Patung Sudirman bolong bukan karena rusak. Bagian yang bolong itu karena ada bagian dari lempengan pada patung yang terlepas atau copot.

"Itu sebetulnya bukan rusak. Jadi itu ada pelat, jadi patung itu dibuat dari tembaga terus dia buatnya pakai lempengan semua dilas hanya yang bagian kotak ukuran 30x30 cm itu sengaja memang tidak dicor, tidak dilas, jadi dia hanya dikunci saja. Jadi bukan kerusakan, jadi platnya ada satu kuncinya, dudukannya copot karena memang sudah lama sudah dari 2003 sampai sekarang 15 tahun," ujarnya.

Rucky mengakui Patung Sudirman yang bagian belakangnya bolong tidak terpantau. Hal itu karena Patung Sudirman belum masuk dalam kategori cagar budaya.



"Kita tidak terpantau. Tapi kalau ada permintaan ya kita lakukan. Kalau (patung) Pancoran masuk (Cagar budaya). Makanya belum pernah kami konservasi. Tapi kalau itu ikon Jakarta kami perbaiki," jelasnya.

Perbaikan menyeluruh yang dilakukan yakni pembersihan patung. Setelah itu patung disikat dengan teknik konservasi.

"Biasanya pembersihan, sudah bersih disikat perlahan. Kita tekniknya, teknik konservasi terus dirawat. Kita juga mengundang pematungnya juga kalau memang masih hidup kita undang, kita melibatkan pematungnya," papar Rucky.

Dihubungi terpisah, Kepala Disparbud DKI Tinia Budiati menjelaskan konservasi secara menyuluruh meliputi pergantian baut pada lempengan yang copot. Adapun penggantian besi yang rusak karena korosi.

"Pembersihan bagian yang berkarat, melakukan penggantian baut, penggantian besi penguat yang telah rusak oleh korosi, melakukan pengelasan pada bagian-bagian yang diperlukan untuk penguatan, memberikan lapisan anti karat (coating)," papar Tinia. (idn/bag)