Serangan Balik Jokowi

Aditya Mardiastuti - detikNews
Minggu, 08 Apr 2018 06:10 WIB
Joko Widodo (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang biasanya kalem diserang beragam isu mulai buka suara. Di hadapan relawan, Jokowi pun buka-bukaan soal isu utang negara, PKI hingga gerakan #2019GantiPresiden.

Gerakan #2019GantiPresiden yang masif digemakan PKS pun ikut ditanggapi Jokowi. Dia bahkan menyindir bahwa kaus dan gelang tak bisa mengganti presiden.

"Sekarang isunya ganti lagi, isu kaus. #GantiPresiden2019 pakai kaus. Masak kaus bisa ganti presiden? Yang bisa ganti presiden itu rakyat," kata Jokowi di hadapan relawan yang hadir dalam Konvensi Nasional Galang Kemajuan 2018,di Ballroom Puri Begawan, Bogor, Sabtu (7/4/2018).


Tak hanya itu, Jokowi juga bicara soal utang negara selama dia menjabat sebagai Presiden RI. Jokowi menjelaskan jika sejak dirinya dilantik utang negara sudah Rp 2.700 triliun dan ditambah bunga, sehingga terus membengkak tiap tahunnya.

Jokowi juga mengklarifikasi soal tudingan antek asing dan PKI yang dialamatkan kepadanya. Dia juga menanggapi soal pernyataan Ketum Gerindra Prabowo Subianto soal Indonesia bubar pada 2030.


Berikut pernyataan Jokowi yang dihimpun detikcom:

1. Sindir #2019GantiPresiden: Masak Kaus Bisa Ganti Presiden?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi isu #2019GantiPresiden yang diungkapkan lewat baju kaus dan gelang. Jokowi menyindir soal gerakan tersebut.

"Sekarang isunya ganti lagi, isu kaus. #GantiPresiden2019 pakai kaus. Masak kaus bisa ganti presiden? Yang bisa ganti presiden itu rakyat," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan yang berhak mengganti presiden adalah rakyat. Tentu semua itu juga atas kehendak Allah SWT.

"Kalau rakyat berkehendak bisa, kalau rakyat nggak mau bisa. Yang kedua, ada kehendak dari Allah SWT," katanya yang disambut tepuk tangan relawan.

"Masak pakai kaus itu bisa ganti presiden? Nggak bisa," tambahnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4