DPRD Minta Penetapan Pilkada Sumbar Ditunda, KPUD Jalan Terus

DPRD Minta Penetapan Pilkada Sumbar Ditunda, KPUD Jalan Terus

- detikNews
Senin, 04 Jul 2005 11:49 WIB
Padang - Persoalan yang timbul akibat banyaknya warga Sumatera Barat (Sumbar) yang tidak dapat ikut coblosan pilkada karena tidak kebagian kartu pemilih terus berlanjut. Selain munculnya permintaan pilkada ulang oleh sekelompok warga yang menamakan diri Forum Anak Nagari Peduli Pilkada (FANPP) beberapa waktu lalu, DPRD Sumbar juga meminta KPUD agar penetapan hasil pilkada ditunda."Kita merekomendasikan agar KPUD menunda penetapan hasil pilkada sampai Tim Pencari Fakta (TPF) yang akan segara dibentuk selesai bekerja dan memberikan rekomendasinya," ujar anggota Komisi A DPRD Sumbar, Yul Akhyari Sastra, ketika ditemui detikcom di kantornya, jalan Khatib Sulaiman Padang, Senin (4/7/2005).Dikatakan Yul, pembentukan TPF bertujuan untuk membuktikan benar tidaknya banyak warga Sumbar yang kehilangan hak pilihnya pada pilkada lalu karena tidak mendapatkan kartu pemilih. "Apa pun hasil dari tim ini nantinya akan kita rekomendasikan pada Mendagri," ujarnya.Anggota KPUD Sumbar Ardyan SH ketika ditemui detikcom di kantornya, jalan Pramuka Padang, Senin (4/7/2005) mengatakan, tidak ada aturan hukum yang mengharuskan KPUD menghentikan penghitungan dan penetapan hasil pilkada karena munculnya persoalan itu. "Kita akan jalan terus. Sejauh ini, belum ditemukan dasar hukum yang mengharuskan kita memenuhi permintaan dewan tersebut," tegasnya.Ardyan mendukung langkah DPRD untuk membentuk TPF semata-mata untuk membuktikan seberapa banyak warga yang tidak mendapatkan kartu pemilih. Menurut perkiraannya, hanya sekitar 5 sampai 10 persen saja warga yang tidak kebagian kartu pemilih."Meski tidak ada aturan hukumnya, hasil penelitian TPF nantinya dapat kita gunakan untuk meng-up grade data pemilih yang kita miliki," demikian Ardyan.Berdasarkan data di KPUD Sumbar, pasangan Gamawan Fauzi-Marlis Rahman masih jauh memimpin perolehan suara sementara pemilihan gubernur Sumbar periode 2005-2010. Jagoan PDIP dan PBB ini meraih 679.369 suara (42,29 persen) dari total 1.630.837 suara yang masuk ke KPUD Sumbar hingga siang ini. Gamawan-Marlis unggul di 17 kabupaten/kota dari 19 kabupaten/kota di Sumbar.Di urutan kedua, pasangan Irwan Prayitno-Ikasuma Hamid (PKS dan PBR) berhasil mengumpulkan 407.712 suara (24,73 persen). Menyusul pasangan Jeffry Geovanie-Dasman Lanin (Koalisi Sakato) dengan 265.259 suara (16,09 persen), dan pasangan Leonardi Harmainy-Rusdi Lubis (Partai Golkar) dengan 158.610 suara (9,62 persen). Posisi terakhir dihuni oleh pasangan Kapitra Ampera-Dalimi Abdullah dengan 119.887 suara (9,62 persen). (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads