Kader Golkar Anggap Pertemuan Prabowo-Luhut Penjajakan Politik

Kader Golkar Anggap Pertemuan Prabowo-Luhut Penjajakan Politik

Audrey Santoso - detikNews
Sabtu, 07 Apr 2018 13:16 WIB
Kader Golkar Anggap Pertemuan Prabowo-Luhut Penjajakan Politik
Misbakhun (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Kader Golkar Misbakhun menilai pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan sebagai proses penjajakan politik. Misbakhun menerka proses penjajakan dilakukan untuk hal-hal yang mungkin terjadi antara Gerindra dan pemerintah.

"Semuanya proses komunikasi politik sedang berjalan saat ini. Seperti yang dilakukan oleh Pak Luhut berkomunikasi politik dengan Pak Prabowo sebagai Ketua Umum Gerindra. Pertemuan-pertemuan ini untuk menjajaki semua kemungkinan sebagai desain politik yang ada," jelas Misbakhun sebelum acara Pelatihan Fungsionaris Partai Golkar dimulai, di Hotel Red Top, Pecenongan, Jakarta Pusat, Sabtu (7/4/2018).


Misbakhun berpendapat, saat dua tokoh politik bertemu, di sana terdapat upaya untuk membuat situasi politik lebih sejuk. Pertemuan Prabowo dengan Luhut pun dinilai Misbakhun dapat menyiratkan tidak adanya masalah personal di antara keduanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebuah pertemuan antara tokoh bangsa untuk merajut bagaimana sebuah skema, skenario politik, dan desain dan setting politik adalah hal yang positif. Menunjukkan di Indonesia tak ada permasalahan personal apa pun antara tokoh bangsa. Antara para pemimpin yang saat ini sedang duduk dalam posisi masing-masing, baik dalam parpol atau pemerintahan," jelas Misbakhun.

"Saya melihat itu pertemuan positif. Untuk menjajaki beberapa desain, skenario politik ke depan supaya Indonesia lebih bersatu lagi, lebih kuat lagi, dan tak terjadi perpecahan di masyarakat," sambung dia.


Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto bertemu dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Pertemuan keduanya berlangsung di restoran Jepang, Sumire, Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Jumat (6/4) kemarin.

Pertemuan yang berlangsung kurang-lebih 1,5 jam itu dibenarkan Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

"Pertemuan itu betul, biasa saja, silaturahmi biasa kan. Namanya kenal sudah lama. Satu, mantan komandan; yang kedua, bekas... mantan teman bisnis," ucap Dasco saat dimintai konfirmasi. (aud/gbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini