BBM di Kupang Langka, Ratusan Angkot Tidak Beroperasi
Senin, 04 Jul 2005 09:36 WIB
Kupang -
Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium alias bensin dan solar kian meluas. Kali ini melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).Kelangkaan ini sudah terlihat dengan tutupnya 8 SPBU yang tersebar di Kota Kupang, Senin (4/7/2005) pukul 06.00 Wita. Mereka tutup karena sudah tidak memiliki stok bensin dan solar.Antrean ratusan kendaraan pun terlihat sejak pagi. Ratusan angkutan kota juga tidak beroperasi karena bahan bakarnya habis. Bahkan puluhan perahu nelayan juga terpaksa tidak melaut akibat kehabisan solar.Ratusan kendaraan ini diparkir di 8 SPBU untuk menunggu kedatangan truk tangki BBM. Namun, hingga pukul 11.00 Wita, belum ada tanda-tanda mobil tangki BBM akan datang. Langkanya BBM ini membuat harga eceran bensin melonjak 2 kali lipat. Bensin yang biasa dijual Rp 2.500, kini diecer Rp 5.000 per liter.Kelangkaan BBM ini sudah terasa sejak Minggu kemarin, (3/7/2005). Hal ini ditandai dengan berhentinya sejumlah SPBU pada pukul 14. 00 Wita. Pihak Pertamina sendiri belum memberi penjelasan resmi mengenai kelangkaan BBM ini.
(ton/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































