Sandiaga Rapat Asian Games, Bahas Listrik hingga Lalu Lintas

Haris Fadhil - detikNews
Jumat, 06 Apr 2018 11:22 WIB
Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno/Foto: Audrey Santoso-detikcom
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengikuti rapat persiapan Asian Games 2018. Rapat yang dihadiri Ketua Pelaksana INASGOC, Erick Thohir membahas pasokan listrik hingga pengaturan lalu lintas.

"Izin pak Wagub, kalau berkenan saya ingin membacakan list yang harus diselesaikan bersama, mohon maaf ini bukan nyuruh, cuma list yang harus dikerjakan bersama," kata Eric di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (6/4/2018).

Sandiaga sempat menyela penjelasan Eric. Dia berkelakar kalau Eric bukan menyuruh tapi memerintah.

"Pak Eric ini bukan nyuruh tapi merintah," kata Sandi.



Salah satu yang disampaikan Eric adalah ketersediaan genset untuk pembukaan dan penutupan Asian Games. Dia membandingkan dengan kota Rio de Janeiro yang listriknya padam selama 3 jam usai pembukaan Olimpiade 2016.

"PLN kemarin mengirim surat untuk venue pertandingan termasuk opening closing mereka hanya menyiapkan baterai. Nah ini tidak mungkin Pak Wagub, karena pernah kejadian di Olimpiade Rio setelah opening closing itu kota Rio de Janeiro mati 2-3 jam, jadi genset ini sangat penting," sambung Eric.



Selain itu, Eric juga menyebut akan ada peningkatan pengamanan di sekitar Athlete Village selama Asian Games. Eric juga berharap masalah lalu lintas juga segera dibuat aturan agar penyelenggaraan Asian Games berjalan lancar.

"Lalu untuk traffic management masih nunggu Pak Wagub apakah satu atap atau bagaimana. Tadi pak Wagub sudah sampaikan. Dari beberapa kali event selalu isu yang tidak berhenti dibahas adalah traffic. Traffic management ada keputusan apakah itu homeschooling atau libur di zone tertentu dan jam kantor. Ini pak Wagub saja yang memutuskan," ujar Eric.

Dalam rapat, Eric juga menyatakan penyediaan lokasi berjualan untuk UKM di Jakarta. Namun, dia berharap pelaku UKM menjaga kebersihan selama Asian Games.

Pemprov DKI menurutnya bisa membuat event atau lokasi bagi UKM dengan jarak 1 km dari venue. Para pelaku UKM bebas menjajakan barang apa pun di event atau pun lokasi dengan jarak 1 km atau lebih dari venue Asian Games.

"1 km di luar venue itu DKI bebas menjajakan. Kalau Pak Wagub ingin adakan festival rakyat di Monas, itu sponsor juga boleh berbeda dengan kami," ujar Eric.



Disampaikan juga keperluan GOR untuk pelatihan relawan atau volunteer Asian Games. Eric turut menyampaikan persoalan pajak tiket yang harus dibahas bersama dengan Pemprov DKI.

Sandi sendiri menanggapi sejumlah hal yang disampaikan oleh Eric. Salah satunya, Sandi menyatakan pihak PLN telah menyatakan siap untuk menyediakan pasokan listrik.

"Mereka memberi keyakinan tapi syaratnya semuanharus jadi pelanggan premium. Kita koordinasi dengan venue agar jadi pelanggan premium," ujar Sandi.

Sandi mengapresiasi pihak Inasgoc yang memberi kesempatan bagi UKM. Menurutnya Pemprov DKI akan menyatakan festival untuk memberdayakan UKM. (haf/fdn)