detikNews
Kamis 05 April 2018, 18:26 WIB

Menteri LHK Minta Pertamina Tangani Tumpahan Minyak Balikpapan

Erwin Dariyanto - detikNews
Menteri LHK Minta Pertamina Tangani Tumpahan Minyak Balikpapan Tumpahan minyak di Teluk BalikpapanFoto: Imeida Tandrin/via REUTERS
Jakarta - Pencemaran minyak akibat patahnya pipa pertamina di kawasan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Sabtu (31/3) lalu mencapai 13 ribu hektare. Setelah ditangani, sisa tumpahan minyak sudah jauh berkurang.

"Sisa tumpahan minyak masih ada di perairan namun dengan jumlah yang sudah sangat berkurang dibandingkan beberapa hari sebelumnya," kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar dalam keterangannya, Kamis (5/4/2018).

[Gambas:Video 20detik]



Siti menjelaskan, pihaknya hingga saat ini terus memantau kondisi dampak tumpahan minyak di Teluk Balikpapan. Di antaranya hadir pihak Dirjen Penegakan Hukum dan Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan (PPKL). Ada juga Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan bersama General Manager Pertamina Balikpapan dan tim Pertamina.

Menteri LHK Minta Pertamina Tangani Tumpahan Minyak BalikpapanPesut mati gara-gara tumpahan minyak di Teluk Balikpapan Foto: Imeida Tandrin/via REUTERS

"Memang masing ditemukan minyak yang relatif masih tebal pada beberapa 'spot-spot' atau kantong-kantong minyak di beberapa lokasi. Kami minta kepada PT Pertamina untuk melakukan upaya pengambilan spot-spot minyak di beberapa titik agar tidak menyebar," ujarnya.

Siti mengatakan, tim Kementerian LHK masih mengambil sampel dan data-data terkait pencemaran akibat tumpahan minyak. Mereka juga melibatkan penyelam dan para ahli terkait.


"Di samping itu pengawas KLHK melakukan pengawasan terhadap sistem penyaluran minyak baik crude oil maupun produk untuk memastikan kepatuhan terhadap perizinan yang ada, guna menjamin keamanan lingkungan," ucapnya.

Menteri LHK Minta Pertamina Tangani Tumpahan Minyak BalikpapanFoto: Pencemaran minyak di Teluk Balikpapan (Twitter Sutopo/@Sutopo_PN)


Siti menambahkan, dirinya meminta Pertamina tuntas menangani dampak dari kebocoran pipa gas ini. Warga yang terdampak juga harus dibantu.

"Kami juga meminta kepada GM Pertamina Balikpapan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak, terutama yang berada dekat lokasi kejadian. Di samping dampak adanya minyak di perairan, dampak lainnya adalah lepasnya Volatile Organic Compound (VOC) ke udara yang bau tajam dan mengganggu kesehatan masyarakat," sambung Siti.

Siti berkata, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Polda Kalimantan Timur untuk menyelidiki kasus bocornya pipa gas Pertamina ini.
(hri/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed