Pernikahan Agus-Anisa, SBY Tak Undang Kepala Negara Lain
Minggu, 03 Jul 2005 11:48 WIB
Jakarta - Menghindari keruwetan protokoler dan pengamanan VVIP, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memilih tidak mengundang seorang pun kepala negara sahabat untuk hadir dalam pernikahan putra sulungnya akhir pekan depan.“Pada prinsipnya Beliau tidak mengundang kepala pemerintahan atau kepala negara asing. Tapi kalau maudatang, tentu akan diterima dengan baik,” kata Jubir Kepresidenan Andi Malarangeng, Minggu (3/7), di Wisma Negara, Jakarta.Dijelaskannya, pernikahan antara Agus Harimurti dengan Anisa Pohan, merupakan acara keluarga. Bukan kegiatan kenegaraan. Karenanya tidak ada kepentingan mengundang tamu negara untuk hadir. Alasan lainnya, adalah efisiensi uang negara yang digunakan membiayai pernikahan tersebut. Bagaimanapun, pengawalan rombongan tamu negara membutuhkan dana yang tidak sedikit.Perlu diketahui sesuai aturan anggaran rumah tangga kepresidenan, ada pos khusus untuk kegiatan seluruhanggota keluarga inti Kepala Negara sampai pada batas tertentu. Tapi pos ini tidak mencakup kegiatan yangbersifat pribadi.Untuk efisiensi pula beberapa item dalam prosesi pernikahan adat Jawa ini dipangkas. Hanya menyisakan bagian-bagian terpenting dan tersakral saja. Yakni prosesi siraman bagi mempelai pria dan wanita, midodareni, akad nikah dan penghormatan militer, pedang pora. “Dengan demikian tidak makan waktu terlalu lama. Presiden kan tidak mengambil cuti dalam tiga hariitu,” tambah Malarangeng.Seluruh rangkaian prosesi di atas digelar di kediaman kedua keluarga besar. Siraman mempelai pria pada 7 Juli malam di kediaman pribadi keluarga Yudhoyono di Cikeas. Akad nikah pada 8 Juli di kediaman keluarga Pohan di Kebayoran Baru, Jakarta. Hanya untuk resepsi pada 9 Juli mendatang diadakan di salah satu kediaman resmi Kepala Negara dan keluarganya, yaitu Istana Bogor. Lokasi ini dipilih karena mempunyai halaman sangat luas yang sehingga dapat menampung ribuan orang tamu. “Di sana kita tinggal pasang tenda saja. Lebih murah kan dari pada sewa gedung atau ruangan di hotel,”ujarnya.
(jon/)











































