Partai Garuda Juga Minta Logo Parpol Tak Masuk Surat Suara Pilpres

Dwi Andayani - detikNews
Rabu, 04 Apr 2018 19:08 WIB
Ketum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana (tengah). (Seysha/detikcom)
Ketum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana (tengah). (Seysha/detikcom)
Jakarta - KPU menyatakan logo partai baru peserta pemilu tak akan masuk surat suara Pilpres 2019. Ketua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana mengatakan logo partai tidak perlu masuk dalam surat suara.

"Semua partai pengusung dan pendukung tak perlu ada di kertas suara capres-cawapres," ujar Ridha saat dihubungi detikcom, Rabu (4/4/2018).

Menurutnya, Partai Garuda tidak ada masalah dengan tidak dicantumkannya logo partai. Namun, kata Ridha, lebih baik bila logo partai pengusung dan partai pendukung sama-sama tidak dicantumkan.

"Menurut kami, itu tidak jadi masalah karena kami memang belum bisa mengusung capres. Namun baiknya berlaku buat semua partai politik, tidak hanya partai baru," ujarnya.


"Seperti halnya pemilu presiden sebelumnya. Toh, sudah cukup dengan ikut berkampanye juga," sambung Ridha.

Meski begitu, Partai Garuda masih menunggu keputusan KPU mengenai hal ini. Sebab, peraturan KPU soal logo parpol di surat suara pilpres belum resmi diputuskan.

"Masih ada tahapan lain terkait uji publik di masyarakat terkait PKPU hal tersebut. Kita tunggu jugalah respons masyarakat," ucap Ridha.


Sama halnya dengan Ridha, Sekjen PSI Raja Juli Antoni menyebutkan seharusnya surat suara di pilpres tidak perlu mencantumkan logo partai-partai pengusung. Selain untuk keadilan, hal tersebut untuk membuat lebih efektif.

"Mestinya nggak perlu ada logo partai pada kertas suara pemilihan presiden, persis seperti pemilu sebelumnya (Pilpres 2014)," ujar pria yang akrab disapa Toni itu saat dimintai tanggapan, Rabu (4/4).

PSI menilai surat suara seharusnya hanya memuat gambar pasangan capres-cawapres. Dengan demikian masyarakat tidak menjadi bingung saat akan memilih. (elz/elz)