Pulihkan Mental Korban Tsunami, 50 Da'i Berangkat ke Aceh
Minggu, 03 Jul 2005 00:06 WIB
Jakarta -
Kondisi mental masyarakat Aceh pasca tsunami hingga saat ini masih belum pulih. Untuk itu, Pengurus Pusat Ikatan Da'i Indonesia (PP IKADI) kembali memberangkatkan sekitar 50 orang personelnya ke Negeri Serambi Mekah itu.50 orang da'i yang berasal dari Bandung, Bogor, Banten dan DKI itu berangkat ke Aceh dari Bandara Sukarno Hatta Jakarta, Sabtu (2/7/2005), dipimpin Muchsin dan Koordinator Da'i Aceh Andi Ichsan. Program ini bekerjasama dengan kantor Menko Kesra."Rencananya kita akan memberangkatkan 300 da'i dan untuk tahap pertama ini berangkat 50 da'i," ujar Muchsin yang juga Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Humas PP IKADI, dalam siaran pers yang diterima detikcom, Sabtu (2/7/2005).Sebelum berangkat, para da'i telah mendapat pembekalan hari Rabu (29/6/2005) lalu. Mereka rencananya akan ditempatkan di 40 barak yang tersebar di seluruh penjuru Aceh, selama 15 hari.Mereka akan bergabung dengan 50 da'i IKADI asal Aceh, untuk membina mental para pengungsi. Hingga kini, tak kurang 100 da'i yang telah dikirimkan IKADI bekerjasama dengan lembaga-lembaga sosial seperti Komite Kemanusiaan Indonesia untuk Aceh (KKIA) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)."Menumbuhkan semangat hidup kembali dan sabar dalam menerima musibah, merupakan bekalan kita kepada para da'i yang berangkat untuk disampaikan kepada para pengungsi," tukasnya.IKADI juga telah menyalurkan bantuan berupa peralatan salat, mushaf Alquran, jilbab atau kerudung kepada para pengungsi yang membutuhkan. Untuk operasional para da'i di lapangan, IKADI juga mendapat bantuan sepeda motor.
(fab/)










































