Jelang Muktamar Muhammadiyah
Syafii Maarif Diminta Netral
Sabtu, 02 Jul 2005 22:17 WIB
Jakarta - Dukung mendukung salah satu calon memang dihalalkan dalam Muktamar ke-45 Muhammadiyah. Tapi jika dukungan itu disampaikan oleh Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif, rasanya kurang pas. Syafii pun diminta netral.Hal itu disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya Zainuddin Maliki kepada wartawan, di sela-sela Tanwir Muhammadiyah di Malang, Sabtu (2/7/2005). Zainuddin menyoroti pernyataan Syafii dalam pembukaan Tanwir Jumat kemarin, yang terkesan mempromosikan calon-calon tertentu."Tokoh-tokoh Muhammadiyah jangan menempatkan diri sebagai godfather. Muhammadiyah bukan organisasi seperti partai politik, dimana para elit atau pengurusnya sangat menentukan mobilitas kader," ungkapnya, dalam rilis yang diterima detikcom.Menurut Zainuddin, pernyataan Buya Syafii memperlihatkan inkonsistensi sebagai pimpinan yang sudah tidak berada pada posisi netral. Akan lebih bijaksana jika peserta dipersilakan mengambil keputusan sendiri-sendiri tanpa intervensi dan mobilisasi dari pihak manapun."Silakan muktamirin menggunakan pertimbangan dan rationing yang sehat untuk memilih kader Muhammadiyah yang terbaik. Kalau tidak, kita tidak akan melihat muktamar berjalan secara berkeadaban dan bermartabat," tukasnya.
(fab/)











































