Hadir di Konpers Sukmawati, Halida Hatta Beri Dukungan Moral

Hadir di Konpers Sukmawati, Halida Hatta Beri Dukungan Moral

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 04 Apr 2018 17:37 WIB
Hadir di Konpers Sukmawati, Halida Hatta Beri Dukungan Moral
Halida Hatta hadir memberi dukungan untuk Sukmawati (Foto: Ismail/detikHOT)
Jakarta - Anak bungsu Wakil Presiden Indonesia pertama Mohammad Hatta, Halida Hatta mendampingi Sukmawati Soekarnoputri saat konferensi pers (konpers) terkait puisi 'Ibu Indonesia' yang menjadi kontroversi. Halida mengaku datang untuk memberikan dukungan moral pada Sukmawati.

"Ayahnya dan ayah saya sama-sama merintis kemerdekaan Indonesia ya," kata Halida, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (4/4/2018).
Halida Hatta hadir memberi dukungan moral untuk SukmawatiHalida Hatta hadir memberi dukungan moral untuk Sukmawati Foto: Yulida/detikcom

Dalam konferensi pers itu Sukmawati juga sempat memperkenalkan Halida sebagai putri Bung Hatta. "Ini bu Halida putri proklamator Bung Hatta," ujar Sukmawati.

Sebelumnya, Sukmawati sambil menangis meminta maaf terkait puisi 'Ibu Indonesia' yang menjadi kontroversi. Menurut Sukmawati ia tidak berniat menghina umat Islam Indonesia.

"Saya mewakili pribadi tidak ada niat menghina umat Islam Indonesia dengan puisi 'Ibu Indonesia'. Saya adalah muslimah yang bersyukur dan bangga akan keislaman saya," ujar Sukmawati.


Sukmawati menjelaskan tidak ada niat menghina umat Islam melalui puisi tersebut. Puisi itu disebutnya sebagai refleksi dari keprihatinan terhadap wawasan kebangsaan.

"Puisi 'Ibu Indonesia' adalah salah satu puisi yang saya tulis dalam buku kumpulan puisi yang diterbitkan pada 2006. Puisi 'Ibu Indonesia' adalah refleksi dari keprihatinan saya tentang rasa wawasan kebangsaan dan untuk menarik perhatian anak bangsa agar tidak melupakan jati diri Indonesia asli," jelasnya.

Lewat puisi itu, Sukma menyatakan ingin mengekspresikan kebudayaan yang sesuai dengan tema acara Indonesia Fashion Week 2018.

"Puisi ini juga saya tulis sebagai bentuk ekspresi melalui suara kebudayaan sesuai tema acara. Saya tergerak memahami Islam Nusantara yang berkemajuan sebagaimana cita-cita Bung Karno. Dalam hal ini, Islam yang menurut saya agung, mulia, dan indah," ucapnya.

[Gambas:Video 20detik]




(yld/ams)


Berita Terkait