"Kami memang tak ada di parlemen, tapi kami peserta di 2014. Kami punya suara 1,8 persen," kata Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noer kepada detikcom, Rabu (4/4/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, partai baru inilah yang tidak di surat suara (Pilpres 2019)," kata Afriansyah.
Meski optimistis logonya bisa masuk surat suara Pilpres 2019, tapi PBB belum menentukan capres untuk diusung. Mereka masih akan Rakernas pada 4-6 Mei 2016.
"Kami konsentrasi besarkan PBB dulu," kata dia. (bag/tor)










































