Dari pantauan detikcom, Rabu (4/4/2018), lantai tangga menuju Ampera berwarna merah hati itu terlihat sudah mengkilap. Tangga yang awalnya dipenuhi sampah busuk kini sedap dipandang mata.
Coretan tangan jail pada dinding tangga sudah tak ada lagi. Tong sampah, yang awalnya tidak ada, sudah mulai berjejer di bagian atas dan bawah Ampera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Mailla, tindakan cepat diambil setelah potret dan joroknya Ampera viral di media sosial. Tidak butuh lama bagi petugas untuk menyapu bersih kotoran yang ada di tangga dan menempel pada dindingnya.
Sejak saat itu, masyarakat yang melintas mulai merasa nyaman. Tidak terlihat lagi tumpukan sampah dan bau menyengat akibat sampah busuk dan kebiasaan masyarakat yang kencing sembarangan.
"Masih ada satu-dua orang yang buang sampah kalau melintas, tapi ada yang ambil dan dimasukkan ke tong sampah. Bahkan kadang saling tegur untuk sama-sama menjaga kebersihan," kata wanita berusia 23 tahun ini.
Secara terpisah, Kabag Humas Pemkot Palembang Amiruddin Sandi mengakui langkah cepat ini diambil setelah potret kumuh dan kotornya Ampera viral. Tidak ingin buang waktu, dinas kebersihan pun langsung turun tangan.
"Kemarin memang sempat viral, tapi itu sudah diatasi dan bersihkan. Sudah ada petugas yang berjaga di sana. Tidak bisa lagi buang sampah dan buang air kecil sembarangan karena sudah ada CCTV," kata pria yang akrab disapa Amir ini.
Selain Ampera, Amir mengaku Pemkot saat ini sedang menata beberapa kawasan menjelang Asian Games, di antaranya Sungai Sekanak, Pasar 16 Ilir, dan kawasan Kampung Kapitan. (asp/asp)