Bubarkan Demo, Dosen UIN Pukul 2 Mahasiswanya
Sabtu, 02 Jul 2005 16:16 WIB
Malang - Gara-gara unjuk rasa, dua mahasiswa Universitas Negeri Islam (UIN) Malang dipukul oleh seorang dosen. Pemukulan itu dilakukan untuk menghentikan aksi unjuk rasa para mahassiwa.Aksi pemukulan ini dilakukan saat 150 mahasiswa tengah demonstrasi menentang kebijakan rektorat yang menaikkan SPP. Mahasiswa protes karena SPP yang semula Rp 450/semester meroket menjadi Rp 600 ribu/semester. Aksi digelar di halaman kampus UIN, Jalan Raya Sumber Sari Malang, Sabtu (2/7/2005) siang.Ketika tengah berorasi, salah seorang dosen Fakultas Tarbiyah, Zunaedi Qoni, keluar dari Ruang Rektorat UIN dan mendatangi para pengunjuk rasa. Kemudian Zunaedi Qoni meminta agar mahasiswa secepatnya membubarkan diri. "Tak perlu demo. Ayo bubar saja!" teriak pria berumur 40-an ini kepada mahasiswa. Namun para mahasiswa menolak permintaan dosen tersebut. Zunaedi kemudian menghampiri 2 mahasiswa, Cecep dan Kholil, yang saat itu tengah berdiri di depan para pengunjuk rasa. Dosen itu langsung memukul kedua anak didiknya itu di bagian dada dan perut. Aksi pemukulan ini baru berhenti setelah para pengunjuk rasa menyingkirkan kedua korban.Korlap aksi unjuk rasa, Syaifuddin, kepada wartawan mengaku akan meminta pertanggungjawaban kepada Zunaedi dan lembaga kampus atas insiden pemukulan ini. Pertanggungjawaban yang diminta berupa permintaan maaf secara terbuka kepada kedua korban dan seluruh mahasiswa UIN.Ketika dihubungi secara terpisah, baik Zunaidi Qoni maupun rektorat masih belum memberikan tanggapan atas terjadinya insiden pemukulan tersebut.
(nrl/)











































