Meski Diprotes, KPUD Gowa Tetap Rilis Hasil Pilkada 6 Juli
Sabtu, 02 Jul 2005 13:05 WIB
Gowa - Kendati diprotes massa tiga kandidat calon bupati, KPUD Gowa tetap ngotot untuk mengumumkan hasil pilkada di Gowa, Sulsel, pada 6 Juli nanti. "Kami akan tetap mengumumkan pada tanggal 6 Juli nanti," ujar Zainal Tahir, ketua KPUD Gowa, ketika ditemui wartawan di kantornya, Jl Andi Pettarani, Makassar, Sabtu (2/7/2005). Sekadar diketahui, massa tiga pasangan calon ini menuntut agar KPUD mengundurkan pengumuman hasil pilkada dan dilakukan penghitungan ulang. Penyebabnya, salah satu kandidat pasangan calon, Ichsan Yasin Limpo - Abdul Radzak Bajidu, dituding melakukan kecurangan. Sebagai bentuk protesnya, massa sempat menutup jalan perbatasan Makassar-Gowa pada Jumat, 1 Juli kemarin. Penutupan jalan ini berakhir Sabtu dinihari ini. Sekarang jalan perbatasan ini sudah lancar dan aktivitas sudah berjalan normal."Penghitungaan ulang bisa dilakukan jika ada putusan dari pengadilan. Rapat penetapan hasil akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal, jika mereka keberatan mereka punya waktu tiga hari untuk memprotes dan melaporkan ke pengadilan," tutur Zainal. Sering DiterorSejak coblosan di Gowa, Zainal pun mengaku sering diteror massa. Puncak teror pun terjadi Jum'at kemarin. "Saya sudah terbiasa diteror. Kemarin saya banyak diteror," ucap Zainal. Teror itu banyak melalui SMS dan telepon. "Paling banyak telepon kantor. Salah satu isinya, mereka mengancam untuk mendatangi rumah saya dan membakarnya," terangnya. Zainal pun meminta agar pihak kepolisian menjaga ketat kantor KPUD Gowa. Rumah sejumlah anggota KPU pun kini telah dijaga aparat.
(nrl/)











































