"Saat itu buruh angkut lagi bongkar tabung oksigen dari mobil pikap ke pelataran pelabuhan. Tiba-tiba saja satu tabung oksigen itu meledak," kata Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony SIK kepada wartawan, Rabu (4/4/2018).
Christian menjelaskan, meledaknya tabung oksigen itu terjadi di pelabuhan bongkar Gas Elpiji PT Rizky Maharani, di Jl Provinsi Parit 4, Tembilahan. Akibat ledakan tersebut, kata Chris, sebanyak 10 orang buruh angkut mengalami luka bakar dan luka robek akibat serpihan tabung oksigen. Kondisi itu membuat panik warga sekitar yang terjadi pada Selasa (3/4) pukul 17.30 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini, belum dapat dipastikan penyebab meledaknya tabung oksigen tersebut.
"Kita masih melakukan penyelidikan atas meledaknya tabung oksigen tersebut," kata Chris.
Identitas para korban
1 Marhadi (31) mengalami luka.
2 Momoh (33) luka robek pada bagian bahu.
3 Yanto (40) mengalami luka bakar 80 persen.
4 Samsul (35) mengalami luka.
5 Tarmizi (40) mengalami luka pada mata.
6 Misdi Masrdiansyah (27) luka robek pada kaki sebelah kiri.
7 Aspul (40) luka robek pada bagian kaki
8 Rudi (27) luka robek pada kening.
9 Widodo (28) luka pada kaki kanan.
10 Joko (26) alami telingan mendengung. (cha/asp)











































