#2019GantiPresiden, Jokowi Buntung atau Untung?

#2019GantiPresiden, Jokowi Buntung atau Untung?

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 04 Apr 2018 06:21 WIB
#2019GantiPresiden, Jokowi Buntung atau Untung?
Kaos Sablon #2019GantiPresiden. (Dok Instagram)
Jakarta - Jelang Pilpres 2019 muncul gerakan #2019GantiPresiden. Tak hanya di media sosial, bahkan ratusan kaos dicetak di seluruh Indonesia. Apa efeknya ke Jokowi?

Hampir semua parpol pengusung Jokowi menuding gerakan tersebut adalah kampanye hitam untuk mengalahkan Jokowi di Pilpres 2019. Mereka menyebut ini kampanye hitam sampai manuver yang menyedihkan untuk menggunting langkah Jokowi menuju periode kedua.

Salah seorang yang ikut menyuarakan #2019GantiPresiden di media sosial tak lain adalah Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Menurut Mardani gerakan ini akan ada efeknya terutama memengaruhi pemilih di Pilpres 2019.

"Itu respons kreatif terhadap pemerintah yang gagal memenuhi janjinya. Gerakan ini positif saja dan wajar, supaya rakyat sadar memilih pemimpin bukan hanya yang bisa blusukan, ganteng, atau berpenampilan sederhana saja," kata Mardani saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (3/4/2018).



Mardani mengakui kerap meneruskan pesan politik itu lewat media sosial. Namun ia menampik menjadi aktor utama di balik gerakan tersebut.

Lantas apakah manuver yang juga didorong oleh parpol kontra Jokowi itu bakal merugikan calon incumbent? Ternyata tak semua sepakat dengan PKS.



Wasekjen PKB Daniel Johan memandang manuver politik serangan keras seperti itu justru menguntungkan Jokowi. Alih-alih merugi, Jokowi malah diyakini bakal dapat simpati rakyat.

"Pak Jokowi sendiri jangan-jangan malah mendapat simpati karena masyarakat kita kan enggak tegaan," ucap Wakil Ketua Komisi IV itu, saat dikonfirmasi terpisah.



Memang ada sebuah tren politik 'terzalimi' di Indonesia, orang yang diserang malah untung. Namun apakah itu juga akan berlaku di Pilpres 2019?



(dnu/van)


Berita Terkait