JK Tanggapi Prabowo: Tak Relevan Lagi Bicara Ekonomi Neoliberal

JK Tanggapi Prabowo: Tak Relevan Lagi Bicara Ekonomi Neoliberal

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Selasa, 03 Apr 2018 16:34 WIB
JK Tanggapi Prabowo: Tak Relevan Lagi Bicara Ekonomi Neoliberal
Wapres Jusuf Kalla (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut sistem ekonomi Indonesia neoliberalisme. Menurut JK, sudah tidak relevan lagi berbicara sistem ekonomi neoliberalisme.

"Ekonomi kita terbuka, ya kan, tapi tidak seliberal Amerika, malah Amerika sekarang proteksionis. Jadi kurang relevan lagi berbicara tentang ekonomi liberal (neoliberal) atau tidak liberal," kata JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (3/4/2018).


JK menyebut Amerika yang awalnya kapitalis pun kini sudah menjadi proteksionis. Menurutnya, sistem ekonomi Indonesia saat ini adalah bagaimana menjaga kepentingan nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak bebas sebebas-bebasnya, tapi ada yang menjaga kepentingan nasional," ujarnya.

Prabowo saat berpidato di gedung serbaguna Istana Kana, Cikampek, Sabtu (31/3) berbicara tentang sistem ekonomi yang dianut Indonesia. Dikatakan Prabowo, saat menjadi bagian dari rezim Orde Baru sempat tertarik pada paham neoliberalisme. Hal itu terjadi saat dirinya masih tergabung di Partai Golkar.

Baca juga: Tepis Prabowo, Ketum MUI: Jokowi Melawan Neolib!

Pada masa itu, pemerintah menggunakan pendekatan trickle down effect atau teori menetes ke bawah yang diperkenalkan Albert Otto Hirschman, pencetus paham Neoliberalisme.

"Saya dulu tertarik sama neolib. Tapi saya lihat ternyata paham itu bohong. Kesejahteraan nggak netes-netes ke bawah. Malah dibawa ke luar negeri oleh elite," kata Prabowo. (nvl/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads