Ada Dugaan Pengusaha Hitam Bakal Jegal Sutanto

Ada Dugaan Pengusaha Hitam Bakal Jegal Sutanto

- detikNews
Jumat, 01 Jul 2005 23:53 WIB
Jakarta - Langkah Komjen Pol Sutanto menjadi Kapolri agaknya bisa seret. Soalnya, ada dugaan adanya gerakan untuk membendungnya. Gerakan itu berasal dari para pengusaha hitam yang mungkin kepentingannya akan terganggu. Dugaan itu dilontarkan Direktur Aliansi Masyarakat Independen Pemantau Kinerja Aparatur Negara (AMIPKA), David Ridwan Betz. David dalam keterangan persnya menyatakan, pengusaha hitam berusaha mengagalkan pergantian kapolri dari Jendral Polisi Da'i Bachtiar ke Komjen Polisi Sutanto dengan mempengaruhi sejumlah kalangan baik dari DPR, ketua umum parpol, LSM, dan gerakan-gerakan massa."Saat ini terjadi pertarungan antara mafia lawan istana. Mafia punya uang, sementara istana punya tank, senjata dan pasukan, mana yang kuat? Mereka khawatir usahanya akan dibongkar dan mereka ditangkap dan dipenjara," kata David di kantor AMIPKA, Jalan Swadaya I Nomor 40 Duren Sawit Jakarta, Jumat (1/7/2005).Gerakan ini akan dilakukan terus menerus menjelang akan dilaksanakannya fit and proper test calon Kapolri yang akan dilakukan Senin (4/7/2005) nanti.Oleh karena itu, David meminta pada DPR untuk berhati-hati dan waspada terhadap gerakan kelompok ini. "Kalau sampai DPR kecolongan, penegakan hukum oleh kepolisian RI akan tidak berjalan karena para penegaknya sendiri bermasalah," ujar David. Jika ini terjadi, kata David, reformasi di kepolisian akan menjadi terputus-putus, bahkan dorongan untuk membongkar kasus korupsi di kepolisian seperti dugaan korupsi alat komunikasi dan jaringan komunikasi akan tidak berjalan.Sebelumnya terbersit kabar, menjelang detik-detik terakhir fit and propert test calon Kapolri oleh Komisi III DPR, beredar rumor gerakan menghadang Sutanto menjadi Kapolri. Bahkan gerakan itu menyiapkan dana Rp 1,2 triliun yang berasal dari mafia pengusaha hitam. Dana ini akan digunakan untuk mendukung gerakan kelompok-kelompok yang menentang Sutanto menjadi Kapolri. Apakah semua ini benar? (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads