Serbuk Putih di Deplu Ternyata Tepung Tapioka
Jumat, 01 Jul 2005 17:38 WIB
Jakarta - Teror melalui pengiriman serbuk putih ke Deplu berujung cerita lucu. Alih-alih dikira bubuk anthrax, ternyata hanya tepung tapioka. Kepastian ini diperoleh dari hasil pemeriksaan Puslabfor Mabes Polri. "Kita bersyukur ternyata cuma tepung," tutur Jubir Deplu Yuri Thamrin sambil tertawa geli kepada wartawan dalam media briefing di Gedung Deplu, Jl. Pejambon, Jakarta, Jumat (1/7/2005).Meski hanya tepung tapioka, pihak Deplu tidak serta merta menyepelekan kasus ini. Belajar dari pengalaman tersebut, Deplu akan lebih berhati-hati menerima surat-surat yang ditujukan kepada departemennya."Meski cuma tepung tapi intensinya menciptakan efek teror. Ke depan, kita harus menyortir surat-surat dengan memakai sarung tangan. Bahkan, kalau perlu memakai inkubator," kata Yuri.Deplu juga memastikan pengiriman serbuk putih ini merupakan imbas kasus Schapelle Leigh Corby, warga Australia yang divonis 20 tahun penjara oleh PN Denpasar akibat kepemilikan 4,2 kg mariyuana."Sebab dalam surat itu ditulis bahwa pengirim tidak gembira dengan proses hukum Corby di Indonesia," kata Yuri.
(umi/)











































