Penjual Koran Bekas Itu Alami Cidera Kepala

Penjual Koran Bekas Itu Alami Cidera Kepala

- detikNews
Jumat, 01 Jul 2005 16:49 WIB
Jakarta - Usman (21), seorang penjual koran bekas menjadi korban tabrakan KRL di Pasar Minggu. Dia mengalami cidera kepala dan sempat linglung. Hingga kini, belum satu pun keluarga yang menjenguknya.Pria yang sehari-hari juga bekerja sebagai pengumpul botol bekas ini tampak berbaring di ranjang di ruang IRNA B, lantai I, RSCM, Jakarta (1/7/2005). Selang infus masih menempel di lengan kirinya. Mata bagian kanan dan bibir atas Usman pun masih dibalut perban. Belum ada satu pun keluarganya yang datang untuk menghiburnya.Dr Melke dari RSCM menyatakan, Usman mengalami cidera kepala dan sempat mengalami misorientasi (tidak mengetahui waktu, tempat dan di mana dia berada) dan short time memory lost (tidak ingat peristiwa yang baru terjadi) saat dirujuk dari RS Siaga pada Kamis (30/6/2005) pukul 20.52 WIB."Kondisinya stabil dan mengalami perbaikan. Tadi pagi, dia sudah mulai ingat kembali. Cidera kepala mungkin perlu didiagnosa supaya diketahui masalah lain yang belum terdeteksi," kata Melke.Dengan suara lirih dan menahan sakit, kepada detikcom, Usman bersedia membagi cerita. Usman mengaku mengadu nasib di Jakarta sebagai pengumpul botol Aqua di Stasiun Manggarai dan malam harinya menjual koran bekas di peron Stasiun Jatinegara."Saat kejadian, saya sedang mengambil Aqua bekas di tengah gerbong sebelum tabrakan terjadi. Saya nggak ingat peristiwanya. Tahu-tahu saya sudah ada yang nolong," kata Usman.Usman mengaku tinggal di Jakarta bersama pamannya. "Tetapi saya tidak tahu kenapa belum datang," kata Usman.Saat ditanya alamat lengkapnya, Usman mengaku tidak ingat. "Di Kemayoran, ya di situlah," jawab Usman singkat. Demi sesuap nasi, Usman yang baru menikah pada 20 November 2004 ini terpaksa hidup terpisah dari istrinya, Warsi (21). Sang istri kini tinggal di kampung halamannya, Desa Grinting, Brebes, Jawa Tengah.Selain Usman, korban lain yang dirawat di RSCM bernama Sobari (30) dan Djamal (32), rujukan dari RS Tria Dipa dan Yossaya (35). (aan/)


Berita Terkait