"Harus rela untuk bekerja dalam sunyi dan keheningan untuk mencegah dirinya agar dapat mengatur setiap perkara dengan hati dan jiwa yang bersih," ujar Anwar saat memberikan sambutan seusai pengambilan sumpah jabatan di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (2/4/2018).
Baca juga: Anwar Usman, Ketua MK Pertama Utusan MA |
Anwar juga menyampaikan terima kasih kepada mantan Ketua MK Arief Hidayat. Anwar mengaku belajar banyak tentang filosofi kehidupan kepada Arief.
"Izinkanlah saya menyampaikan terima kasih dari lubuk hati yang amat dalam kepada Prof Arief Hidayat, yang selama ini membimbing saya. Saya belajar banyak tentang kehidupan tentang filosofi kehidupan dari beliau. Sekali lagi terima kasih, Yang Mulia," ujar Anwar.
Siang ini, Mahkamah Konstitusi mengambil sumpah jabatan atas Ketua MK Anwar Usman dan Wakil Ketua MK Aswanto. Keduanya terpilih melalui voting dengan perolehan lima suara.
Anwar mengawali karier di MK pada 2011. Dia merupakan hakim MK dari unsur MA. Sekadar diketahui, sembilan hakim konstitusi harus berasal dari tiga unsur, yaitu unsur pemerintah, unsur DPR, dan unsur MA.
Anwar sebelumnya merupakan calon hakim Pengadilan Negeri Bogor pada 1985. Di MA, jabatan yang pernah didudukinya di antaranya Asisten Hakim Agung pada 1997-2003, yang kemudian berlanjut dengan pengangkatannya menjadi Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung 2003 dan pada 2005 diangkat menjadi hakim Pengadilan Tinggi Jakarta. (dkp/dkp)











































