DetikNews
Senin 02 April 2018, 13:17 WIB

Polisi Koordinasi ke Kemenag soal Izin Travel Haji Milik Pelapor Lyra

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Polisi Koordinasi ke Kemenag soal Izin Travel Haji Milik Pelapor Lyra Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Polisi berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk mengecek perizinan biro perjalanan haji dan umrah ADA Tour milik Lasty Annisa. Lasty dilaporkan oleh artis Lyra Virna terkait dugaan penipuan dan penggelapan.

"Tentunya kita akan kirim surat ke sana. Apakah untuk travel ini mempunyai izin atau tidak, perkembangannya seperti apa nanti," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya di Mapolda Metro, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (2/4/2018).

Argo menerangkan sejauh ini pihaknya baru menerima informasi ada 15 orang yang tak jadi berangkat haji melalui ADA Tour. Polisi masih mengecek ada-tidaknya korban lain.


"Kita masih data kita masih 15 (korban) ya tapi kita belum dapat informasi dari penyidik," tutur dia.

Selain itu, Argo menjelaskan penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus dugaan penipuan tersebut. Penyidik akan kembali melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah yang diambil selanjutnya.

"Tentunya penyidik masih bekerja, masih memeriksa beberapa saksi yang masih diperlukan penyidik. Terutama untuk beberapa saksi sudah kita lakukan pemeriksaan, dan nanti ada yang menjadi bagian analisa penyidik nanti ada gelar pertengahan, pertengahan awal sudah gelar, awal sudah di gelar, nanti untuk pertengahan lihat nanti," ucap Argo.


Lasty sebelumnya dilaporkan oleh Lyra atas dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan haji. Pada awal Maret 2018 lalu, Lasty kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Selanjutnya, penyidik melakukan penjemputan paksa terhadap Lasty di Bekasi pada Selasa (27/3) kemarin. Setelah pemeriksaan sebagai tersangka, Lasty dipulangkan.


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed