Dorce Bagi-bagi Amplop ke Korban Tabrakan KRL

Dorce Bagi-bagi Amplop ke Korban Tabrakan KRL

- detikNews
Jumat, 01 Jul 2005 14:47 WIB
Jakarta - Tidak banyak yang tahu dan ngeh. Saat itu hari masih terlalu pagi untuk jam besuk. Suasana sepi itu dimanfaatkan Dorce Gamalama untuk menyampaikan rasa keprihatinannya.Artis serba bisa ini tiba di RS Pasar Rebo Jakarta Timur sekitar pukul 08.30 WIB, Jumat (1/7/2005). Dia mengenakan busana muslim warna coklat dengan kerudung warna senada. Dia didampingi asistennya yang membawa tas hitam.Berhubung tidak ada gembar-gembor dulu sebelumnya dan bukan pada jam besuk, kedatangan Dorce luput dari perhatian publik dan media massa. Dorce pun dengan leluasa bisa menghampiri satu per satu korban.Para korban tabrakan KRL kebanyakan terkonsentrasi di lantai 5, Ruang Cempaka, kamar 501-505. Tiap kamar ada sekitar 8 tempat tidur. Kini tinggal 25 dari 27 korban yang masih dirawat di Ruang Cempaka. Dua korban sudah pulang. Sementara di Ruang Dahlia, juga ada dua korban."Iya tadi Dorce ke sini pagi-pagi. Dia nanya keadaan kita, bagaimana kejadiannya, dan ada di gerbong berapa saat kejadian," kata Ny Nuryani, yang mengalami patah kaki kanan di kamar 503.Menurut Ny Nuryani, raut wajah Dorce sama sekali beda dengan penampilan di layar kaca yang penuh banyolan. Dorce justru tampak serius dan prihatin. Setiap korban dihampiri Dorce dan disapa dengan ramah."Dia bilang semoga cepat sembuh, lalu ngasih amplop putih. Saya tidak langsung buka, kata yang sebelah, isinya Rp 150 ribu," kata Ny Nuryani seraya mengambil amplop dari laci di sebelah tempat tidurnya."Wah, isinya tiga lembar Rp 50 ribu. Oh, berarti sama ya isinya Rp 150 ribu. Senang juga rasanya ada yang mau perhatian, apalagi dia kan artis terkenal. Tadi kita pada salaman loh," ujar Ny Nuryani sambil tersenyum bangga.Dorce memang cukup cerdik mengakali jam besuk pukul 11.00 WIB. Kehebohan tidak terjadi karena kedatangannya sebelum jam besuk. Belum banyak pengunjung rumah sakit maupun keluarga korban yang berdatangan.Bahkan saat Dorce datang, beberapa korban masih tertidur lelap. Namun Dorce tetap memberikan amplop dengan menitipkannya kepada keluarga korban. Lima kamar yang ditempati korban dihampirinya dengan tekun. Pasien di kamar 503 yang bukan korban pun kelimpahan rezeki karena mendapat amplop. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads