Kereta Api Jabotabek Resmi Jadi Anak Perusahaan
Jumat, 01 Jul 2005 14:42 WIB
Bandung - Kecelakaan tiga KRL di Pasar Minggu ternyata tidak menyurutkan langkah PT Kereta Api (KA) melakukan spin off. Jumat (1/7/2005), PT KA resmi menjadikan KA Jabotabek sebagai anak perusahaan."Ini akan kita jadikan pilot project. Karena nantinya sistem anak perusahaan akan diberlakukan di setiap sub regional. Misalnya, KA Jawa Tengah dan KA Jawa Timur. Masing-masing akan memiliki direktur sendiri," ungkap Wakil Humas PT KA Kliwon Suyoto kepada detikcom di kantornya, Jl. Perintis Kemerdekaan, Bandung, Jumat (1/7/2005).Sistem anak perusahaan yang mulai berlaku untuk KA Jabotabek diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada penumpang kereta api.Seiring dilepasnya KA Jabotabek sebagai anak perusahaan, investor asal Korea, SAMAN, juga resmi menanamkan modalnya di anak perusahaan itu. Namun berapa dana yang diinvestasikan SAMAN, Kliwon menolak mengungkapkan. Dia juga mengaku tidak tahu berapa persen saham yang akan dimiliki perusahaan asing itu di KA Jabotabek."Nanti tanya saja ke manajemen KA Jabotabek," kilah Kliwon, seraya menambahkan investor dari negeri ginseng ini nantinya akan mengimpor 300-an gerbong kereta bekas ke Indonesia."Untuk ukuran bekas di Korea tentunya sedikit berbeda dengan ukuran bekas di Indonesia," tutur Kliwon sambil tersenyum.Dia juga menambahkan, pada 4-5 Juli 2005 nanti akan digelar pertemuan Asosiasi Kereta Api se-ASEAN. Pembukaan acara akan dilakukan di Jakarta, namun konferensinya akan digelar di Yogyakarta.
(umi/)











































