Kok Bisa Ular Sanca Wangi? Ini Penjelasannya

Niken Purnamasari - detikNews
Minggu, 01 Apr 2018 09:31 WIB
Ular sanca yang ditangkap warga di Surabaya. Foto: Deny Prastyo Utomo
Jakarta - Ular sanca yang melilit dan ditangkap warga di Pucang Anom Timur Surabaya punya keunikan. Badan ular tercium wangi tak seperti ular pada umumnya. Kok bisa?

"Aroma tubuhnya sedap seperti daun pandan. Kulitnya bersih seperti habis ganti kulit," kata Aris Zakaria warga Pucang Anom Timur kepada detikcom, Sabtu (31/3/2018).



Kepala Laboratorium Herpitologi Puslit Biologi LIPI, Amir Hamidy mengatakan ada sejumlah faktor yang bisa memengaruhi bau dari hewan reptil tersebut. Faktor terbesar yakni dari luar.

"Sejauh yang saya ketahui bau wangi ini berasal dari luar. Wangi pandan biasanya merupakan feromonnya musang, luwak biasanya," ujar Hamidy kepada detikcom, Minggu (1/4/2018).

Sementara itu, untuk warna kulit yang terlihat bagus dan bersih adalah hal yang umum dimiliki oleh ular sanca.



"Masalah warna batik yang bagus untuk sanca batik adalah hal yang biasa. Secara umum yang habis ganti kulit biasanya kulitnya kelihatan lebih cerah," jelas Amir.

Ketua Yayasan Sioux Ular Indonesia Aji Rahmat juga mengatakan bisa saja sebelum ditangkap oleh warga, ular tersebut melilit atau berada di tempat yang didominasi oleh bunga atau dedaunan.

"Bisa jadi memang dia bergerak di area yang kembang. Kalau pas bersih memang baunya tidak amis," kata Aji. (nkn/imk)