Veteran Iran Bantah Ahmadinejad Terlibat Penyanderaan Kedubes
Jumat, 01 Jul 2005 13:56 WIB
Jakarta -
Presiden baru Iran Mahmoud Ahmadinejad dituding terlibat dalam aksi penyerangan dan penyanderaan Kedubes AS di Teheran, Iran pada tahun 1979 silam. Namun para veteran Iran membantah keras tuduhan tersebut.Menurut dua figur penting dalam insiden 1979 itu, Ahmadinejad tidak ikut serta dalam drama penyanderaan selama 444 hari. "Ahmadinejad tidak termasuk mereka yang menduduki Kedubes Amerika setelah revolusi itu," tukas Abbas Abdi, dalang operasi penyerangan itu."Saya katakan sekali lagi, tidak Tuan-tuan, dia bukan salah satu dari mereka," imbuhnya kepada wartawan di Teheran seperti diberitakan Aljazeera, Jumat (1/7/2005).Bantahan senada disampaikan Hashem Aghajari yang terlibat dalam pengepungan Kedubes AS itu. Sebelumnya, seorang mantan sandera yang merupakan purnawirawan Kolonel AS mengklaim, Ahmadinejad terlibat dalam aksi itu. Penyanderaan itu mengakibatkan terputusnya hubungan diplomatik antara Teheran dan Washington. Para mahasiswa militan Iran menyerbu dan menduduki Kedubes AS di Teheran pada 4 November 1979. Sekitar 90 orang yang ada di sana disandera. Sebanyak 52 orang di antaranya ditawan hingga 444 hari dan baru dibebaskan pada 20 Januari 1981, ketika Ronald Reagan dilantik menjadi Presiden AS.
(ita/)










































