"Perindo harus bisa menciptakan banyak anggota legislatif dan eksekutif sebanyak-banyaknya, supaya kita bisa menciptakan kebijakan yang tepat sasaran untuk membangun Indonesia dengan benar," kata Hary di kantor DPP Perindo, Jl Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (31/3/2018).
"Kalau kita ingin punya legislatif dan eksekutif, maka kita harus menangkan pemilu. Nggak ada cara lain," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perindo, kata Hary, sejak awal bertujuan untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Karena itu, kursi di legislatif dan eksekutif dianggap akan mempermudah Perindo turut menentukan arah kebijakan pemerintahan Indonesia.
"Kalau nggak menang, kita nggak bisa berbuat apa-apa. Hanya ikutan saja. Kita harus mampu ikut bagian dalam menciptakan kebijakan. Makanya kita harus tumbuh besar," ujar Hary.
Baca juga: Foto: Perindo Usung Jokowi Jadi Capres 2019 |
Selain itu, Hary mencontohkan dirinya yang saat ini sudah banyak berkontribusi bagi bangsa Indonesia. Salah satunya dengan menjadi pembayar pajak terbesar di Indonesia.
"Alhamdulillah, sangat berkembang, saya sangat diberkahi. Sudah menjadi salah satu pembayar pajak terbesar juga. Kalau nggak salah 1,5 triliun rupiah di setiap tahun," kata Hary.
Perindo sendiri saat Rapimnas pada Rabu (21/3) telah mendeklarasikan dukungan kepada Joko Widodo untuk maju sebagai capres di Pilpres 2019. Menurut Hary, Jokowi perlu melanjutkan program-programnya di periode kedua untuk mendapatkan hasil maksimal. (tsa/dkp)











































