Kapolda: Pelaku Ledakan Kemayoran Masih Diburu
Jumat, 01 Jul 2005 12:49 WIB
Jakarta - Motif dan pelaku ledakan di Kemayoran masih gelap. Meski 12 saksi telah diperiksa, belum satu pun tersangka yang diciduk.Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani menduga ledakan di Kemayoran dilakukan oleh kelompok yang sama dalam peristiwa penemuan bom di Stasiun Kereta Api Tanjung Barat."Keduanya punya kesamaan. Terjadi di lokasi yang tidak berbahaya dan low explosive," kata Firman usai peringatan HUT ke-59 Polri di Pusat Pelatihan Multifungsi Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/7/2005).Menurut dia, ledakan di Kemayoran akan ditindaklanjuti secara serius karena telah menimbulkan keresahan di masyarakat.Ledakan di Kemayoran terjadi di Jalan N, RT 05 RW 04, Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu dinihari, 29 Juni 2005, pukul 03.00 WIB. Pascaledakan, polisi menemukan sebanyak 45 butir peluru di dalam tas warna hitam.Sedangkan penemuan bom di halaman parkir di Stasiun Kereta Api Tanjung Barat terjadi pada 14 Juni 2005. Bom ini mengandung 300 gram potasium klorat, detonator, baterai 9 volt, 15 paku sepanjang 3 cm, lampu senter, serta tombol on-off. Semuanya dibungkus kotak sabun merek Shinzui. Bom ini bermodel bom angkat. Namun ketika diamankan Tim Gegana, bom itu tidak meledak.
(aan/)











































