Kakinya Remuk, Steven Terancam Tak Bisa Main Sepak Bola Lagi
Jumat, 01 Jul 2005 12:26 WIB
Jakarta - Remuk pada kedua kakinya serasa turut meremukkan masa muda Steven. Remaja berusia 14 tahun yang menjadi korban tabrakan KRL di Pasar Minggu ini terancam tidak bisa main sepak bola lagi.Steven mengalami luka parah akibat musibah yang terjadi pada Kamis sore, 30 Juni 2005. Kedua kakinya remuk, bahkan tulang kering kaki kanannya sudah putus. Kini, Steven masih menunggu keajaiban.Jumat (1/7/2005), dia masih terkulai di ruangan ICU lantai 2, RS Siaga, Jakarta Selatan. Selang infus dan transfusi darah terpasang di badannya. Tubuhnya juga dihubungkan dengan alat observasi.Dokter sempat meminta izin ayahnya, Yosias Syair Popar, agar kaki kanan Steven diamputasi. Namun Yosias meminta dokter tidak melakukan hal itu terlebih dulu. Yosias masih berharap Steven bisa menikmati masa remajanya seperti remaja-remaja lainnya dengan kaki yang utuh.Yosias yang ditemui detikcom saat menunggui Steven, mengaku anaknya memang sangat aktif. Hobi Steven seperti remaja lainnya, yakni main sepak bola. "Dia memang hobi bola. Nggak tahu nih setelah kecelakaan ini," kata Yosias dengan suara tercekat, meski tampak mencoba tetap tabah.Selain main sepak bola, Steven juga memiliki hobi main gitar. "Beberapa hari lalu, dia merengek-rengek minta dibelikan gitar. Ya sudah, dengan meminjam uang dari tetangga, saya belikan," ujar Yosias, yang sehari-hari bekerja sebagai musisi di sebuah tempat di Jl. Panglima Polim, Jakarta ini. Yosias mengakui anaknya ini memang bandel. Tapi kebandelan anaknya itu masih dalam batas wajar. Karena bandel itulah, meski sudah berumur 14 tahun, Steven masih sekolah di kelas 5 SD. Padahal, anak-anak seusianya sudah kelas 2 SMP.Meski tak berdaya di atas ranjang perawatan, namun Steven masih sadar. Karena itulah, menurut Yosias, dokter yang menanganinya heran. "Anak Bapak luar biasa. Seharusnya, orang yang keluar darah begitu banyak, akan tidak sadar. Tapi dia masih sadar," kata Yosias menirukan dokter.
(asy/)











































