Penumpang KRL Tetap Membludak
Jumat, 01 Jul 2005 08:37 WIB
Jakarta - Sehari setelah tabrakan maut, penumpang KRL Jakarta-Bogor tetap saja membludak. Insiden Kamis, 30 Juni, tidak mempengaruhi antuasiasme orang-orang beraktivitas dengan menumpang KRL.Tumpukan penumpang tampak di Stasiun Depok, Jumat (1/7/2005) pukul 08.00 WIB. Namun mereka semuanya terangkut kereta-kereta dari dua jalur, dari dan ke Jakarta. Tidak ada keterlambatan yang berarti."Semuanya sudah diberesin, jadi lancar," kata petugas Stasiun KA Depok pada detikcom.Seorang penumpang Depok Express mengaku senang karena keretanya tetap berjalan lancar seperti biasa. "Saya naik KA itu setiap hari. Kalau KA nggak jalan, wah susah banget. Bisa ganti bus beberapa kali," kata seorang pekerja di bilangan Jakarta Pusat. Depok Express adalah KA ber-AC dengan tujuan akhir Jakarta Kota.Para penumpang tampaknya tetap harus menumpang KRL karena hanya itulah kendaraan yang paling bisa diandalkan menuju pusat Jakarta.Pemandangan normal juga tampak di Stasiun Pasar Minggu, Tanjung Barat, Manggarai, dsb.Seorang pembaca detikcom bernama Denny Gustaman menceritakan pengalamannya naik KRL Bogor-Jakarta pagi ini. Atmosfir pascakecelakaan terasa kental. Orang-orang di dalam kereta sibuk menceritakan peristiwa kemarin."Belum lagi saat KRL berhenti di Stasiun Bojong Gede. Satu gerbong 'ember' semua," katanya. Suasana gerbong kian ramai setelah ratusan penumpang naik dari Stasiun Depok.
(nrl/)











































