Masinis Penabrak Belum Sadar
Jumat, 01 Jul 2005 08:06 WIB
Jakarta - Asep Darmawan, masinis KRL 583 yang menabrak KRL 585, ternyata masih meringkuk di RS Pasar Rebo. Dia belum sadar akibat luka yang dideritanya. Informasi ini meluruskan keterangan sebelumnya yang menyebut Asep diperiksa di Polres Jaksel."Masih belum bisa ditanyai, soalnya belum sadar sampai dinihari tadi," kata Kahumas PT KA Daops I Ahmad Sujadi pada detikcom, Jumat (1/7/2005) pukul 07.00 WIB.Menurut kesaksian penumpang KRL 583 yang nebeng di gerbong masinis, Asep tidak menjalankan kereta dengan kecepatan tinggi setelah meninggalkan Stasiun Tanjung Barat menuju Stasiun Pasar Minggu. Mendekati Pasar Minggu, Asep kaget luar biasa karena tiba-tiba di depannya ada KRL lain.Asep sekuat tenaga menarik tuas rem. Tapi rupanya rem tak mampu menghentikan kereta seketika. KRL tetap meluncur dan menghantam KRL yang tengah berhenti di depannya. Sebelum tabrakan terjadi, Asep sempat meneriakkan takbir Allahu Akbar berulang kali. Setelah itu, Asep ditemukan pingsan hingga kini.Mereka yang diperiksa oleh polisi, menurut Sujadi, adalah masinis KRL yang ditabrak dan masinis KA Pakuan Express yang ada di depan KRL yang jadi korban sundulan.
(nrl/)











































