Dievakuasi, Kereta 'Yang Disundul' Itu Nyaris Roboh

Dievakuasi, Kereta 'Yang Disundul' Itu Nyaris Roboh

- detikNews
Jumat, 01 Jul 2005 01:01 WIB
Jakarta - Kereta bernomor 585, kereta yang disundul KRL 583, ketika dievakuasi nyaris roboh. Kejadian ini membuat para petugas evakuasi lari tunggang-langgang menyelamatkan diri.Pemantauan detikcom, goyangnya badan kereta dari arah Bogor ini, terjadi sekitar pukul 23.20 WIB di lokasi kejadian, Rawa Bambu, Jakarta Selatan, Kamis (30/6/2005)Awalnya, tim evakuasi berkonsentrasi untuk berusaha mengembalikan roda kereta penabrak ke relnya. Ternyata mengembalikan roda ke relnya bukanlah perkara mudah. Puluhan petugas mengembalikan roda dengan cara mendongkrak.Ketika mulai didongkrak, tiba-tiba KRL penabrak ini oleng ke arah kanan. Akibatnya, roda yang diharapkan kembali ke relnya, justru malah jatuh dan berpijak ke tanah. Karena panik, para petugas yang sedang bekerja, berlarian ke arah belakang kereta tersebut. "Awas pak, awas," teriak ratusan warga yang masih mengerumuni lokasi kejadian. Beruntung, beruntung, naas tersebut terganjal oleh beberapa balok yang menahan roda sebelah kanannya.Nampaknya, evakuasi yang dilakukan sejak pukul 19.30 WIB ini akan molor dari jadwal semula. Karena, akan memakan waktu yang ekstra untuk mengembalikan roda ke relnya.Batal BerangkatSampai malam ini, Ketua Divisi Jabotabeok PT Kereta Api, Ir Rahmadi masih terlihat di lokasi bersama Ketua Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi Darat Setyo Nugroho.Menurut Setyo, dirinya berencana untuk pergi ke Surabaya. Bahkan, ketika kejadian, dirinya sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta. Tiba-tiba, ia mendapat telepon dari Menteri Perhubungan Hatta Rajasa untuk memeriksa keadaan di lokasi kejadian. Sehingga, Soetyo membatalkan rencananya ke Surabaya. Akhirnya sang istri pun diajak ke TKP. (ism/)


Berita Terkait