Tiga Masinis Masih Diperiksa Polres Jaksel
Jumat, 01 Jul 2005 00:39 WIB
Jakarta - Tabrakan KRL di Pasar Minggu yang menewaskan dua orang dan 96 korban luka, menyebabkan tiga masinis kereta berurusan dengan polisi. Hingga Jumat (1/7/2005) dinihari, mereka masih diperiksa di Mapolres Jakarta Selatan."Ketiganya sampai saat ini masih dimintai keterangan," tutur Kepala Humas PT Kereta Api (KA) Daops I Jabotabek Ahmad Sujadi ketika dihubungi detikcom.Ketiganya yakni masinis KRL penabrak yang bernomor 583, Asep Darmawan. masinis KRL nomor 585 Ahmad serta masinis KA Pakuan Express nomor 221."Karena kepolisian masih memerlukan keterangan mereka (tiga masinis), maka ketiga masinis ini masih dalam pemeriksaan petugas," tambahya.Tiga masinis ini diperiksa karena ada tiga KA yang terlibat dalam insiden itu. Tabrakan itu bermula dari berhentinya KA Pakuan tidak di jalur biasanya sehingga menyebabkan KRL 585 berhenti di belakangnya. Saat KRL itu stop, eh malah diseruduk KRL 583. Sedangkan tiga kondektur pemimpin (KP) ketiga KA itu tidak turut diperiksa. Mereka adalah Nurhanan, KP KRL 583, Ujang Makmun KP KRL 585 dan Rasmono, KP KA Pakuan Express nomor 221.Evakuasi KeretaSaat ini, gerbong kereta Pakuan Express sudah ditarik ke Stasiun Pasar Minggu. Sedangkan, rangkaian gerbong kereta 585 yang ditabrak, telah ditarik ke tempat perbaikan di Stasiun Manggarai. Gerbong kereta penabrak, sampai saat ini masih terus dilakukan evakuasi."Sekarang lagi mengangkat roda ke rel. Mungkin sekitar dinihari ini sudah bisa selesai," harap Sujadi.
(ism/)











































