Pasca Tabrakan KRL,Popon Hilang
Kamis, 30 Jun 2005 22:31 WIB
Jakarta - Pasca tabrakan KRL di Pasar Minggu, keberadaan Popon sampai saat ini belum diketahui. Popon yang ini bukanlah Tengku Syaifudin Popon, tersangka dugaan penyuapan Wakil Ketua Panitera Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Ramadhan Rizal sebesar Rp 250 juta.Popon adalah suami dari Lusi, warga Cilebut Timur, Kabupaten Bogor. Nama kompletnya Popon Effendy. Setelah tabrakan KRL terjadi, sekitar pukul 16.00 WIB, Popon mengontak Lusi melalui ponselnya. "Suami saya bilang, saya sakit di kaki dan kepala," kata Lusi sambil menangis di Ruang UGD RS Pasar Rebo, Jalan Letjen TB Simatupang, Jakarta Timur, Kamis (30/6/2005).Ketika dihubungi Popon, tiba-tiba ponselnya mati. Lusi pun kehilangan kontak dengan suaminya yang ditaksir berusia 43 tahun itu. Lusi mengaku dirinya sudah mencari-cari ke rumah sakit yang menampung para korban, yakni RS Fatmawati, RS Pasar Minggu dan RS Pasar Rebo. "Saya sudah dari pukul 17.00 WIB, muter-muter mencari suami saya," kata Lusi sambil menangis terguguk. Salah satu korban, kini juga dirawat di RS Jakarta di kawasan Benhil, Jakpus. Korban luka itu bernama Ela Suhelawati (18). Saat ini, Ela sedang dioperasi karena mengalami patah tulang. Keluarganya pun sudah mendampinginya di RS Jakarta.
(ism/)











































