DetikNews
Rabu 28 Maret 2018, 21:50 WIB

KPK Dalami Kepemilikan Murakabi Lewat Istri dan Anak Novanto

Haris Fadhil - detikNews
KPK Dalami Kepemilikan Murakabi Lewat Istri dan Anak Novanto Foto: Rifkianto Nugroho
FOKUS BERITA: Novanto Dieksekusi
Jakarta - KPK mendalami soal kepemilikan PT Murakabi Sejahtera lewat iatri dan 2 anak Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, Dwina Michaella dan Rheza Herwindo. Menurut KPK, perusahaan itu punya peran penting dalam proses proyek e-KTP.

"Kita harus mendalami dan mencari keterangan baik pada istri ataupun anak-anak dari Setya Novanto karena kami mendalami lebih lanjut kepemilikan dari Murakabi. Karena itu adalah salah satu bagian yang cukup krusial dalam proses proyek KTP elektronik ini," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (28/3/2018).

Menurut Febri, Murakabi punya peran penting dalam proyek e-KTP karena menjadi salah satu perusahaan dalam konsorsium yang dibahas oleh tim Fatmawati. KPK juga menyebut Novanto sebagai beneficial owner dari perusahaan itu.

"Murakabi misalnya adalah salah satu konsorsium yang dibahas di tim Fatmawati kemudian ada peran irvanto juga yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dimana kami duga Novanto adalah beneficial owner dari Murakabi tersebut," ujarnya.

Febri juga menyatakan KPK telah merinci aliran dana lintas negara yang diduga terkait proyek e-KTP. Menurutnya, uang yang diduga untuk Novanto diberi lewat perantara Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung, yang kini juga sudah menjadi tersangka.

"Di persidangan kemarin, kita sudah uraikan lebih lanjut bagaimana dana atau uang bergerak dari satu negara ke negara lain dan aliran dana terhadap Setya Novanto diduga diterima melalui Irvanto ataupun Made Oka. Besok secara sistematis akan kita uraikan di tuntutan terhadap Setya Novanto," tutur Febri.

Sebelumnya, KPK memeriksa 2 anak Novanto Dwinna dan Rheza. Keduanya bungkam usai diperiksa KPK.

Sementara, kuasa hukum keluarga Novanto, Robinson mengaku Dwina dan Rheza hanya menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai saksi. Ia tak menampik Rheza dan Dwina punya saham di PT Mondialindo Graha Perdana yang merupakan holding PT Murakabi Sejahtera.

"Saksi biasa saja. Untuk Irvanto dan Made Oka," ujar Robinson.

"Tahu (kalau Dwina dan Rheza punya saham di Mondialindo) tapi nggak aktif. Sudah dijual. Nggak punya saham sekarang. Di sidang kan sudah terbuka. Dijual 2012-an. Sebelum e-KTP berjalan," sambungnya.


(haf/tfq)
FOKUS BERITA: Novanto Dieksekusi
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed