Ada Sekolah di Aceh yang 100% Siswanya Tak Lulus UN

Ada Sekolah di Aceh yang 100% Siswanya Tak Lulus UN

- detikNews
Kamis, 30 Jun 2005 18:33 WIB
Banda Aceh - Ribuan siswa di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) harus menelan kecewa. Mereka tidak lulus Ujian Nasional (UN). Bahkan ada satu sekolah yang 100 persen siswanya tidak lulus UN.Seperti nasib siswa di wilayah lain yang tidak lulus, mereka rencananya akan mengikuti UN tahap II yang akan digelar pada 22 sampai 24 Agustus 2005.Menurut Kasubdit Dinas Pendidikan NAD Anwar Muhammad kepada detikcom di Banda Aceh, Kamis, (30/6/2005), dari 17.096 siswa SMA jurusan IPA yang ikut UN, sebanyak 38,7 persen tidak lulus. Sedangkan siswa jurusan IPS yang tidak lulus tercatat 58,6 persen dari 15.257 siswa yang ikut UN.Ditambahkan Anwar, beberapa sekolah unggulan umumnya memiliki nilai kelulusan 100 persen. "Tapi ada juga sekolah yang tidak lulus seratus persen," lanjutnya. Sayang Anwar tidak menyebutkan sekolah mana yang tingkat kelulusannya nol persen. "Saya belum dapat laporan detilnya," kilah Anwar. Namun untuk sekolah-sekolah yang tingkat kelulusannya mencapai 100 persen, sudah bisa ditebak, antara lain SMA Negeri 2 Modal Bangsa, yang merupakan salah satu sekolah unggulan di NAD. Bahkan beberapa siswa mendapat nilai 10 untuk pelajaran matematika."Ada peningkatan nilai tahun ini kita bandingkan dengan tahun sebelumnya. Dari 94 siswa kelas III, keseluruhannya lulus semua. Bahkan 20 diantara mereka sudah diterima di universitas negeri ternama di Indonesia melalui jalur non tes," jelas Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Modal Bangsa Anwar kepada wartawan. Sayangnya, kata dia, dua siswa yang diterima di Universitas Indonesia hingga kini belum memiliki uang pangkal sebesar Rp 25 juta. Karena salah satu siswa yang bernama Ijar Sunardi merupakan anak korban tsunami. Seluruh keluarga Ijar tewas saat itu. Bahkan rumahnya sudah tidak berbekas lagi. Sedangkan siswa lainnya, Fitria Jelita merupakan anak yatim.Menurutnya, pihak sekolah saat ini sedang mengupayakan pihak-pihak ketiga untuk membantu kedua siswa berprestasi ini. Namun diakui belum ada kejelasan dari beberapa lembaga yang sudah mereka hubungi. "Kedua siswa ini sekarang lagi pulang ke kampung masing-masing. Ijar itu berasal dari Calang, sedangkan Fitria dari Meulaboh. Kami sarankan juga untuk meminta bantuan dari Pemda," tambahnya. Anwar juga mengungkapkan, pihaknya kini sedang mengupayakan keringanan dari pihak UI. Sedangkan di SMA Negeri I, Indrapuri, Aceh Besar, dari 74 siswa jurusan IPA, sebanyak 28 siswa dinyatakan tidak lulus. Untuk jurusan IPS, dari 99 siswa, 33 siswa tidak lulus UN.Menurut Kepala Sekolah SMA Negeri I Rusli Razaidin, materi ujian pada UN dianggap terlalu berat oleh sebagian siswa. Apalagi, katanya, nilai standar nasional tahun ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya. "Mudah-mudahan pada ujian ulangan nanti, mereka kita harapkan bisa lulus semua," ujar Rusli. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads