Setelah Ditunda 3 Hari
Sibolga Akhirnya Gelar Pilkada
Kamis, 30 Jun 2005 18:04 WIB
Sibolga - Setelah ditunda selama tiga hari, pilkada langsung di Kota Sibolga akhirnya dilaksanakan pada Kamis, (30/6/2005). Pilkada berjalan aman dan lancar. Sayangnya, sebagian besar warga banyak yang tidak ikut nyoblos.Keterangan yang diperoleh detikcom di Sibolga menyebutkan, antusiasme warga untuk mengikuti pilkada relatif rendah. Apalagi banyak pemilih terdaftar yang bekerja sebagai nelayan yang kini sedang melaut."Kalau tanggal 27 Juni lalu dilaksanakan pilkada, mungkin pesertanya jauh lebih banyak karena waktu itu terang bulan, jadi nelayan tidak melaut," kata Zulfan (45), salah seorang warga Kecamatan Sibolga Kota.Pengamanan ketat terlihat dilakukan polisi di tempat-tempat strategis, seperti Kantor KPUD Sibolga, Kantor Walikota Sibolga, dan instansi lainnya."Kita juga mendapat bantuan personel satu pleton Brimob dari Tapanuli Selatan guna pengamanan pelaksanaan pikada ini. Sampai sekarang semuanya berjalan dengan aman," kata AKBP KBS Nasution, Kapolres Tapanuli Tengah yang membawahi wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.Sebelumnya pilkada di Sibolga ditunda KPUD setempat. Pertimbangan masih ada pemilih yang terdaftar dalam Pilpres 2004 ternyata tidak terdaftar dalam pemilih tetap pada pilkada. Konsidi ini dikhawatirkan bisa mengganggu pemungutan dan perhitungan suara. Sebab pemilih yang tidak terdaftar ini terus melakukan aksi demo. Bahkan pada Senin (27/6/2005) sekitar pukul 04.30 WIB, warga di kawasan Simare-mare, Kelurahan Sibolga Hilir dikejutkan dengan kehadiran ratusan massa yang melakukan aksi mendatangi rumah dinas Bupati Tapanuli Tengah di Jalan Sutomo Sibolga. Tidak ada keterangan resmi yang menyebutkan alasan penyerangan yang sempat merusak beberapa bagian rumah dinas bupati itu.
(umi/)











































