Akankah Anies Baswedan Ulangi Cerita Jokowi?

Niken Purnamasari - detikNews
Selasa, 27 Mar 2018 20:09 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan santer disebut sebagai kandidat cawapres Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Ada tiga cawapres dari kalangan sipil yang akan dideklarasikan pada April mendatang.

"Insyaallah Mas Anies salah satunya (cawapres Prabowo)," ucap Wasekjen Gerindra Andre Rosiade kepada wartawan, Selasa (27/3/2018).



Anies pun hanya tersenyum saat ditanya benarkah dirinya bakal menjadi cawapres Prabowo untuk bersaing dengan Jokowi.

"Gitu aja, ya," sebut Anies sambil masuk ke mobilnya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (27/3/2018).

Di Jakarta, Anies belum sampai setahun memimpin. Bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla pernah mengatakan agar Anies berfokus mengurus Jakarta dibanding soal Pilpres 2019.

"Semua bisa, tapi sekarang konsentrasi dulu jadi Gubernur DKI," ujar JK saat mengikuti jalan santai Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (25/3/2018).

Baca Juga: Anies: Sudah Ada Pak Jokowi dan Pak Prabowo, Saya Urusi Jakarta


Anies pun senada dengan JK. Dia mengaku ogah maju ke Pilpres 2019 dan berfokus menata Ibu Kota.

"No, no, no, no. Kan sekarang sudah ada calonnya. Ada Pak Jokowi, ada Pak Prabowo. Sudah selesai. Saya ngurusin Jakarta," kata Anies di Lapangan Arcici, Rawasari, Jakarta Pusat, Minggu (11/3/2018).



Soal urusan pilpres, sebenarnya Anies juga bukanlah pemain baru. Pada 2013, nama Anies ditetapkan sebagai peserta konvensi capres Partai Demokrat.

Dia bersaing dengan 10 calon lainnya. Namun Anies kalah dalam konvensi tersebut dan tak lama kemudian bergabung dengan tim sukses Jokowi.

Baca Juga: Bukan 'Tukang Kayu' Biasa, Ini Perjalanan Jokowi ke Kursi Istana

Teka-teki apakah Anies bakal menjadi cawapres Prabowo bakal terjawab pada April nanti. Jika benar, Anies bakal mengulangi langkah Jokowi, yang juga maju ke pilpres saat masih menjabat sebagai DKI-1.

Dalam kontestasi Pilpres 2014, Jokowi baru memimpin Jakarta selama 2 tahun bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Elektabilitas yang tinggi menjadikannya dilirik dan diusung sejumlah parpol.




Jokowi, yang berpasangan dengan Jusuf Kalla, akhirnya berhasil mengalahkan Prabowo dan Hatta Rajasa. Dia dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober 2014 dan posisi Gubernur DKI Jakarta kemudian dijabat oleh Ahok.

Bakal mengulang cerita Jokowi, Pak Anies? (nkn/bag)